TIDAK SENDIRI

16 2 1
                                        

Hujan deras yang mengguyur diriku saat aku telah pulang sekolah yang di mana pada saat itu aku kesepian dan tidak ada satu orang pun lewat disini aku sempat merasa apa mereka yang tidak terlihat itu ada atau hanya cerita semata mungkin cerita ini akan menjawab semua nya..

Kala itu aku sedang pulang sekolah melewati makam atau kuburan. Ya itu adalah jalan yang cepat menuju kerumah. Aku lewat situ tentu saja aku selalu bertemu dengan pak Asep. Dia adalah penjaga makam ini.

"Baru pulang neng? Ko tumben sampe magrib?" Ucap pak Asep

"Iya nih pak. Tadi ada tambahan blajar di sekolah." Ucap aku

( Oh ya nama ku Dinda aku kelas 2 SMA )

"Oh ya neng mau pak Asep temenin gak? Soalnya banyak cerita di makam baru itu!" Ucap pak Asep

"Ah yang bener mang? Kan makan itu baru gamungkin lah lagian kenapa pak Asep percaya aja sama bgituan" ucap Dinda

"Ish neng bener atuh akang temenin ya?" Ucap pak Asep

"Gausah mang Dinda mah bisa yaudah Dinda pulang ya mang" ucap Dinda

"Yaudah hati hati ya neng" ucap pak Asep

Dinda pun langsung berjalan melewati kuburan kuburan itu.
Perasaan aneh pun tiba tiba menyelimuti ku. Bulu kuduk ku pun merinding. Aku sempat berpikir.

" Ah ini mah perasaan aku saja" ucap Dinda

Pada saat Dinda berjalan melewati makan baru Dinda pun mulai aneh dan merasa ada yang seperti melihat nya dari jauh. Dinda pun melihat sekitar dan tidak ada seorang pun disini. Dinda pun akhirnya bergegas pulang kerumah.

"Assalamualaikum mak.abah"
"Walaikumsalam neng. Baru pulang?"
"Iya nih Mak. Yaudah Dinda mandi dulu ya"
"Yaudah abis itu kamu makan ya Din"
"Iya Mak!"

Dinda pun akhirnya mandi dan akan segera memakan makanan yang sudah di siapkan. Oleh ibunya.

Pada saat sedang asik makan bersama emak dan Abah. Abah pun bertanya

"Din tadi. Apa kamu melewati kuburan lagi?" Ucap Abah

"Iya Abah emang nya kenapa" ucap Dinda

"Din apa kamu sudah tau tentang cerita makan baru itu?"

"Udah bah kenapa emang nya? Lagi pula gamungkin kan mereka itu ada?"ucap Dinda sambil meminum segelas air putih

Abah dan ibu pun terdiam dan tidak brani melanjutkan cerita.

Adinda pun selesai makan dan iya mau pergi tidur.

"Buk. Dinda tidur dulu ya"
"Iya adinda"

Dinda pun pergi meninggalkan ibu dan Abah pergi ke kamarnya.

Malam pun tiba rasanya berbeda hari itu hawa yang sunyi dingin menyelimuti. Daerah ku

Tiba tiba aku pun terbangun karna seperti ada yang membuka kamar ku

( Dinda terbangun)

Dinda pun bingung dan bertanya tanya siapa yang membuka kamarku Dinda pun berpikir.

" Ah. Mungki ibu yang buka"ucap Dinda

Pada saat Dinda berbalik badan iya pun kaget dan takut karna melihat seseorang di balik jendelanya yang besar dan hitam.

Dinda pun takut dan segera tertidur dan menutupi dengan selimut

Jendela pun terbuka

"Brukk!!"

Dinda pun takut dan ia pun berteriak

"Makk!!! Abahh!!!

Mak dan Abah pun terbangun dan pergi ke kamar nya Dinda

TIDAK SENDIRITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang