Prolog

21 1 0
                                        

Gadis berambut hitam legam dengan tubuh jangkung itu sedikit melongok ke arah kelasnya.

Dia memandang sekeliling, kemudian menghembuskan napas lega ketika melihat kelas masih kosong melompong. Hari pertama di kelas XI IPA 6. Adara Anindya tidak ingin berinteraksi terlebih dahulu dengan siapapun.

Langkahnya membawanya kepada bangku paling pojok di sebelah kanan, sengaja agar terhindar dari keramaian jika nanti semua bangku sudah terisi.

Kelas ini bukanlah kelas yang paling menonjol. XI MIPA 6 hanyalah dianggap kelas yang kerusuhannya mampu menyaingi XI IPS 1.

Ting!

Adara membuka lockscreen ponselnya. Ada pesan dari seseorang yang mampu membuat paras dingin di wajah sang gadis mencair.

Alverza <3

Ayanggggg

Udah nyampe?

Udah, barusan.

Nanti pulangnya bareng aku, ya?

Iya.

Love youuuuu

Too.

Adara tersenyum. Pemuda itu, manis, lucu, meskipun hanya di chat. Adara jadi tidak sabar menemuinya.

"Iya, aku masuk."

Adara mendongak, mengangkat alis. Seorang gadis datang, terlihat kebingungan ketika menyadari tidak ada seorangpun di sana. Ketika pandangannya bertumbuk dengan Adara, dia tersentak sesaat. Kemudian, tersenyum lebar.

"Gue jadi temen sebangku lo, ya?"


Adara mengangguk saja. Tidak keberatan ketika gadis bernama Ratu Kencana itu duduk di sampingnya. Meskipun, agak penasaran karena setahunya Ratu ini adalah center cheerleaders. Wajahnya seperti keturunan orang China. Putih, dengan mata sipit, dan jika tersenyum menggemaskan. Dia kira, Ratu tidak akan sudi berdekatan dengannya. Karena, jika ditingkatkan, kedudukan Ratu di sekolah memang setara dengan seorang ratu.

"Gue Ratu." Ratu mengulurkan tangannya. Adara memandanginya sesaat sebelum menjabat sebentar tangan Ratu yang terasa halus.

"Adara."

Keheningan melanda setelah itu. Adara tidak berniat mencari topik untuk sekedar basa-basi. Dia lebih memilih menyibukkan diri dengan ponsel di genggamannya.

"Lo cantik juga."

Adara terkejut mendengar cetusan mendadak dari bibir Ratu. Dia menoleh, hanya untuk mendapatkan Ratu yang sedang menatapnya sembari tersenyum.

Dia kenapa? Begitu pikir Adara.

"Gue tadi ke rumah lo. Ternyata, udah berangkat duluan."

Keduanya serempak menolehkan kepala. Adara belum sempat menduga ada apa dengan Ratu ketika gadis yang tidak kalah cantiknya dengan Ratu datang. Veronica, gadis yang sebenarnya dari kelas IPS, selalu rutin berkunjung ke kelas temannya, Ratu, yang berada di MIPA sebelum bel masuk dan istirahat tiba. Adara mengetahuinya karena Ratu dulu berada di kelas sebelahnya.

Vero duduk di depan bangku Ratu. "Tumben berangkat pagi."

"Sengaja. Gue penasaran soal tadi malem."

Veronica mengangguk, sedangkan Adara yang tidak tahu menahu tentang hal yang dibicarakan, hanya diam. Tiba-tiba, Veronica mengulurkan tangannya ke depan Adara. "Gue Veronica, temennya Ratu."

Sama seperti ketika Ratu mengenalkan diri, kali inipun Adara tidak bisa untuk tidak terkejut, walau dengan apik dia sembunyikan di balik wajah datarnya.

"Dara."

Ratu yang mengamati keduanya hanya tersenyum, kemudian menolehkan kepala ke Veronica. "Cantik, 'kan kalau dilihat dari deket?"

Veronica menoleh. Menggeleng-gelengkan kepalanya, lebih seperti heran kepada sikap Ratu. "Jangan gila."

Kerutan di dahi Adara semakin bertambah ketika Ratu malah tertawa. Sungguh, dia tidak paham maksud dari perkataan keduanya.

"Lo emang secantik itu, Adara."

Entah mengapa, Adara merasa ada yang tidak beres ketika Ratu menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diterjemahkan ketika gadis itu selesai mengatakan bahwa dirinya cantik.

Suara langkah membawa mereka kembali pada keadaan semula. Ratu tersenyum sesaat, lalu mengobrol dengan Veronica. Satu persatu murid mengisi bangku kosong, menyebabkan suasana lebih hidup dari sebelumnya.

Adara mengenggam ponselnya. Mengetikkan sesuatu.

Alverza <3

Za, temen sebangku ku aneh.









______________________________________

Adara Anindya

______________________________________

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

______________________________________

MarshmallowWhere stories live. Discover now