Prolog

4 0 0
                                        


Malam ini keinara sedang berada dikamar kakaknya, mereka sedang menonton salah satu drama pilihan sang adik, sambil menikmati cemilan yang sudah disiapkan.

Saat mereka sedang asik menonton tiba tiba ada yang mengetuk kamar.
dengan cepat keinara melangkah kepintu lalu membukanya.

Tok tok tok !

Saat pintu sudah terbuka, keinara terkejut melihat wajah bibinya penuh dengan air mata.

"N-non, i- ibu sama ba-bapak..." ucap bibi yang tak sanggup melanjutkan bicaranya.

"Ayah sama bunda kenapa bi ?" tanya keinara dengan raut wajah yang bingung. bagaimana ia tidak bingung melihat wajah bibinya penuh air mata.

"I- ibu sama ba-bapak ke-kecelakaan n-non, sekarang sudah dibawa kerumah sakit."

Mendengar ucapan bibi, keinara dan kakaknya mematung didepan pintu,seolah ada ribuan jarum tajam yang menancap didada mereka berdua.

Seketika tangis pun pecah saat bibi memberikan info yang jauh dari kata baik.

"Sekarang ayah sama bunda dirumah sakit mana bi ?" tanya keinara dengan pikiran yang sudah sangat kacau.

"Rumah sakit mutiara non."

Mereka berdua langsung pamit ke bibi. lalu segera pergi ke rumah sakit.

"Permisi,suster saya mau tanya pasien bernama pak retno dan bu tyas dimana ya ?" tanya syenan yaitu kakak keinara.

"Korban masih diruangan icu dek,"

"Baik sus,makasih."

Saat mereka sampai di depan ruangan ternyata disana sudah ada kakek.

"Kek gimana keadaan ayah sama bunda ?" tanya keinara

"Ayah sama bunda kalian lagi dalam keadaan koma,"

Deg...

"K-koma ?"

Kakek mengangguk dengan raut wajah yang sedih.

Keinara masih tidak percaya dengan apa yang dibilang kakek.

Karena kakeknya tidak tega melihat kedua cucunya yang berdiri sambil menangis, ia mengajak kedua cucunya buat duduk dikursi besi yang ada didepan ruang icu sambil menenangkan.

Sudah 15 menit mereka menunggu. suara pintu icu terbuka. membuat mereka bertiga langsung cepat cepat berdiri. kini mereka sudah didepan dokter surya.

"Gimana keadaan anak saya dok ?!" tanya kakek dengan cepat.

Dokter surya mengehela nafasnya lalu menggeleng pelan. "maaf kami telah melakukan yang terbaik dan semaksimal mungkin untuk menyelamatkan bapak retno dan ibu tyas. tapi tuhan berkehendak lain. bapak retno dan ibu tyas meninggal pada jam 23.10 wib," ujar dokter itu dengan susah payah.

Saat dokter bicara seperti itu.dunia keinara seketika runtuh.

"ENGGAK ENGGAK MUNGKIN ! AYAH SAMA BUNDA MASIH HIDUP ! PASTI DOKTER BOHONG ! DOKTER JANGAN ONGOMONG KAYA GITU !" teriaknya emosi. tangisnya pun makin menjadi jadi.

"Ayah sama bunda udah meninggal,dek," jelas kakaknya lagi, dengan suara isakan.

Syenan menguatkan adik nya. walaupun hatinya sangat rapuh, ia sendiri juga tidak mampu menahan rasa sedihnya. ayah dan bundanya meninggalkan ia dan adiknya untuk selamanya.

Dengan segera,kei masuk
kedalam ruang icu lalu menghampiri
ranjang bundanya.keinara menggoncang-gocangkan tubuh bundanya agar bergerak. "BUN BANGUN! JANGAN TINGALIN NARA ! BUNDA KATANYA MAU DISAMPING NARA TERUS ! KENAPA SECEPAT INI NINGALIN NARA SAMA KAKAK BUND !" keinara meraung keras sembari terus mengguncangkan tubuh kaku bunda nya. air mata semakin deras membasahi wajah nya.

Lalu keinara menghampiri ayah nya yang berbaring kaku diatas ranjang pasien.

"YAH ! AYAH BANGUN ! KENAPA AYAH NINGALIN NARA SAMA KAKAK  ! AYAH JANGAN PERGI ! NARA GAK MAU JAUH DARI AYAH !" tangis keinara yang semakin kencang.

"Ikhlasin ayah sama bunda ya kei." ucap kakek sambil mengelus pundak cucunya

"BUNDA SAMA AYAH MASIH ADA KAN KEK ?!"

"MASIH ADA KAN KAK !"

Syenan langsung memeluk adiknya.
keinara terus meronta dipelukan kakaknya.keinara ingin marah kepada tuhan.mengapa tuhan mengambil ayah dan bundanya secepat ini.

Bunda tempat ia bercerita telah pergi.

Ayah cinta pertama nya telah tiada.

Selamat jalan ayah dan bunda keinara yang paling hebat. kei dan kakak akan selalu doain ayah dan bunda.

Setelah kepergian ayah dan bundanya. keinara dan kakaknya memutuskan buat pindah ke jakarta untuk tinggal bersama kakek.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Aug 30, 2021 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

NARAYYANDonde viven las historias. Descúbrelo ahora