Saya melihatmu
Tersipu dengan pipi merah
Hanya karena dia melirik tanpa sengaja
Waktu berlalu
Aku melihatmu
Lagi tergila-gila saat dia meninggalkan kursinya di perpustakaan
Lalu duduk di sana, membayangkan hal-hal manis di dalam imaji
Ruang berganti
Kamu menangis
Kamu mengatakan dunia tidak adil
Kamu memaki takdir
Dia yang selama ini kau masukkan dalam tiap pikiran
Ternyata menggandeng seseorang
Dan gadis itu bukan kamu
