Healing Time - Bagian 1

8 2 0
                                        

Aku yang sangat menyukai kedamaian,kesunyian, tapi bukan berarti aku tidak menyukai keramaian, aku menyukai, tetapi hanya di waktu tertentu saja, dan aku tidak suka dengan keributan, sama sekali tidak menyukai, entah kenapa disaat aku mendengar suara keributan, saraf otakku seakan saling tarik menarik, dan itu membuat kepala ku sakit, tapi aku harus menahannya, karna tuntutan

Oh ya, warna kesukaan ku, warna hitam
kenapa hitam? entahlah, menurutku warna hitam bisa membuat mood ku jadi membaik, ya meskipun jarang sekali aku memakai pakaian warna hitam saat keluar rumah, tapi percayalah aku sangat menyukai warna gelap itu.

Aku suka minuman cappucino, suka martabak manis
dan ya, juga suka membaca, membaca buku, seperti buku novel, yang berisi cerita, cerita apa saja pasti kubaca.

Tapi aku sangat membenci menulis, aku tidak suka menulis, maka dari itu tulisan ku sangat jelek sekali, karna aku tidak pandai sekali untuk menulis, ah sangat disayangkan sekali bukan?


Aku sangat sulit sekali untuk percaya dengan seseorang, meskipun dulunya sangat gampang sekali untuk percaya, tapi sekarang tidak, semenjak sahabat ku sendiri menjelek jelekan diriku dan menfitnah diriku, seolah disini aku yang bersalah, padahal kenyataannya tidak, dia sama sekali tidak pernah menghargaiku, dia selalu egois, memikirkan dirinya sendiri padahal setiap dia minta sesuatu pasti aku iya kan tidak pernah aku menolaknya, tapi apa balasan nya kepadaku, dia hilang ketika aku kesusahan, malah dengan kehadiran nya yang tiba-tiba, dia memalsukan ceritanya kepada semua orang, agar semua orang membenciku, apakah itu tujuanmu? apakah masih pantas kau kusebut sahabat? karna yang pasti kau sudah melupakanku dengan memalsukan cerita itu, dan kulihat sifatmu yang begitu kepadaku, semenjak mendapatkan sahabat baru, ah seharusnya aku tidak boleh berprasangka buruk kepadamu, tapi bukan kah itu kenyataan nya.

Sampai sekarang pun aku masih bingung salahku apa, apa gara-gara undangan itu? tapi kenapa dia sampai begitu kepadaku, perihal undangan itu aku sudah menjelaskan secara detail kepadanya, tapi apa? dia sama sekali tidak meresponku, seketika dadaku sakit, disaat aku kesusahan dia mempermasalahkan perihal undangan yang tidak begitu penting, perihal undangan, dan perihal kesusahan yang datang kepadaku itu menyangkut nyawa, tapi apa, dia sama sekali tidak merespon penjelasanku, padahal kita sudah 8 tahun bersahabat, rasanya sakit sekali ketika tau orang yang selama ini kita percaya, malah berbuat buruk di belakang kita, andai kalian tau betapa hancurnya diriku setelah tau apa yang sahabatku perbuat, memang dia bukan sahabat ku satu satunya meskipun ada lagi sahabatku, tapi dia sibuk dengan kehidupan barunya, dia bekerja dan jarang juga bertemu denganku, meski dia mendapat teman baru di pekerjaan nya tapi dia masih ingat denganku.

Tiba-tiba saja aku teringat dengan doa ku, aku pernah meminta kepada tuhan, untuk dijauhkan dengan orang-orang yang berniat jahat kepadaku, dan didekatkan dengan orang-orang baik, dan pikiranku tertuju kepada dia, orang yang bertahun tahun aku percaya ternyata dibelakang itu semua, dia sudah membuat aku sakit hati dengan perlakuan nya, yah, dia sahabatku, sahabat terdekatku, mungkin tuhan menunjukkan sisi tidak baik darinya dengan cara seperti ini.

Aku tidak mempunyai teman curhat, meskipun sering kali aku curhat kepada tuhan, tapi, aku memang benar-benar tidak mempunyai seseorang untuk tempat keluh kesahku, tempat berbagi kisah hidupku, aku tidak mempunyainya, aku tidak mempunyai teman terdekat lagi, miris sekali bukan, tapi aku tetap bersyukur, masih ada kedua orang tuaku, dan juga keluarga ku, tapi sayang nya aku tidak pernah berbagi cerita tengtang hidupku kepada mereka semua, ya, aku sedikit tertutup, tapi itu dulu, semenjak beranjak dewasa aku mulai terbuka.

Healing timeTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang