bxb areaa
Jangan salah lapak
🔞
Oh we know This
We got a love that is homeless☺
"Bukan tentang makna lagu ataupun makna cinta. Tapi ini tentang bagaimana dua orang bisa memaknai posisi yang dikecam keras oleh pandangan orang lain" -D
"Dalam sebuah h...
"Kalo emang ga niat ngasih tuh bilang aja kali, gausah bullshit mulu ke gue. Jatohnya gue kaya pengemis! Anjing juga ya lo doy!" murka Belvina. gadis itu bangkit dari duduknya dan menggebrak Meja setelahnya. Tatapan membunuh masih ia layangkan pada lelaki di hadapannya.
Doyoung Bramantatara
"bel dengerin aku duluu. aku udah usahain supaya gaji aku bulan ini bisa buat ngumpulin wishlist kamu. Tapi maaf bel ini di luar kendali aku" Doyoung melangkah mendekati Belvina yang masih memasang mimik marahnya
Doyoung memegang pundak belvina yang menegang "Yuda temen aku sayang, ibunya sakit dan yuda butuh biaya, please ngertiin aku kali ini aja. Aku janji minggu ini aku bakal dapetin uang buat beli sebagian dari wishlist kamu" jelas doy lembut
Belvina menepis tangan doyoung dari pundaknya.
"bodo amat gue ga butuh! dasar kang omdo mulai sekarang kita putus!"
byuurrrr
segelas orange jus tersiram sempurna di Kaos putih lelaki itu. Belvina membulatkan matanya, siapa lelaki yang tiba tiba berdiri dihadapan doy
Lelaki itu menatap doy yang nampak terkejut, lalu ia mengulas senyum singkat. Ia memutar tubuhnya beralih menatap belvina yang masih mematung dengan gelas kosong di genggamannya
"Lo jadi cewe kasar juga ya" cerca lelaki itu
"M-maaf tadi gu..."
"Lo ga liat pelanggan lain di sekitar lo udah pada risih ngeliat tingkah lo yang gajelas kaya psikopat"
Astaga Belvina lupa dia sedang beradaa di tempat umum saat ini. Ekor matanya melirik ke penjuru ruang coffe shop itu. benar saja beberapa pasang Mata memang sedang menatapnya dengan tatapan menguliti
"Doy..." suara belvina melemah. tidak ada sahutan hanya ada helaan nafas panjang dari doyoung
"Mending lo keluar, daripada lo makin malu" sahut lelaki itu lagi
Belvina menyambar tasnya dengan wajah kesal bercambur aduk lalu beralih dari hadapan doyoung dan lelaki itu
"Lo gapapa" Tanya doyoung setelahnya
Lelaki itu tersenyum simpul sembari mengangguk menatap doyoung
"Kaos lo basah, mending lo ikut gue ke kosan dulu ga jauh kok dari sini" Tambah doyoung lagi
"Gue gapapa, sorry kalo gue ikut campur gue duluan" lelaki itu hendak melangkahkan kakinya tapi urung karena lengannya lebih dulu di tahan doy.
"bentar aja" ujar doy cepat. Mau tak mau lelaki itu pasrah mengikuti langkah kaki doy yang mulai menjauh dari pelataran coffe shop
_______
Mereka berdua kini sudah duduk berhadapan Di tepi kasur tanpa lantai di kamar kos doyoung. Setelah meminta Taeyong mengganti pakaian doyoung menyuguhkan teh hangat juga untuknya
"Gue Taeyong Aditama, sorry kalo tadi gue terkesan ikut campur ke privacy lo" Taeyong mengulurkan tangannya kearah doyoung
"doyoung bramantara" doy menyambut hangat uluran tangan Taeyong "it's okaay gue malah sungkan karena lo yang kena orange juice itu bukan gue, maafin kelakuan cewe gue ya?"
"Lo masih anggep dia cewe setelah apa yang dia perbuat ke lo" Tanya Taeyong
"hahaha normal kok dia Kalo lagi kesel emang suka gitu, ntar juga balik lagi kaya biasa" sahut doy enteng
"Lo emang salah apa sampe cewe lo kaya kesurupan reog gitu?"
Doy terkekeh mendengar pertanyaan Taeyong "Gue salah sama dia, gue udah janji bakal beliin dia Album Nct yang katanya baru comeback eh uangnya malah kepake dulu sama gue. Jadi ya dia murka sama gue, Bodoh banget ya gue" keluh doy yang masih dengan mimik tenangnya
"Lo bukan bodoh tapi aneh, bisaan aja yang kaya gitu lo anggep normal"
"lah Kan emang iya, gue udah janji soalnya"
"Berhenti anggep hal semena mena itu normal. Gak semua hal bisa lu anggep normal dengan bermodalkan perasaan. Lo tau Kan cowo kasar ke cewe itu aja udah di anggep toxic. terus gimana bisa lo anggep kelakuan cewe lo itu hal biasa" Taeyong menghembuskan nafas sejenak
"Lo boleh terlalu jatuh pada seseorang tapi lo harus inget semua hal itu Ada limitnya. pake hati boleh tapi logika juga harus tetep sinkron" Taeyong menatap Lamat ekspresi doy yang belum bisa Ia tebak.
"you deserve better" Tambah Taeyong lagi kali ini tangannya mengusap rambut doy lembut yang membuat lelaki bermata kelinci itu tercengang. Setelah itu tidak ada pembahasan lain Doy hanya memandangi kepergian Taeyong dari hadapannya.
Kost yang tak begitu luas itu terasa sunyi kembali
______
Meet the cast
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Doyoung Bramantara
Mahasiswa hukum semester 3. Ramah Baik Penyabar Penyayang tapi selalu menjadi korban pemerasan orang para mantan pacarnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Taeyong Aditama
Bad boy, suka ketenangan, Anti social. Mahasiswa Tehnik semester 5 yang hobinya bolos
Cast lainnya akan Ditambah seiring berjalannya ceritaa😁😁 Hope you like it!