Prolog

14 6 1
                                        

Hy guys🥰
Jadi ini cerita kedua aku semoga menarikya and happy reading<3
***

Hidup bergelimang harta, kebutuhan selalu tercukupi, memiliki fasilitas yang lengkap dan mewah, siapa yang tidak senang dengan itu?

Orang-orang mungkin akan beranggapan jika hidup di penuhi dengan uang akan bahagia, tapi tidak dengan seorang gadis remaja yang satu ini, ia tidak senang pun bahagian dengan semua yang ia miliki.

Bukan tidak bersyukur tapi baginya kehidupan tidak selalu tentang uang, gadis itu tak memerlukan semua hartanya, melainkan ia butuh kasih sayang.

Gadis itu adalah Kang Na Heul putri tunggal dari Kang Hyun Ki dan Kim Iseul, Kang Hyun Ki adalah seorang pemilik perusahaan  terbesar di Korea yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai negara, sedangkan Kim Iseul adalah salah satu model terkenal di sana.

Sejak kecil Na Heul tidak pernah merasakan kasih sayang dan kehangatan dari orang tuanya karna mereka sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga melupakan putri satu-satunya itu.

Hyun Ki dan Iseul jarang sekali pulang ke rumah di karna kan perkerjaan mereka yang mengharuskan mereka untuk bulak-balik ke luar negri, mereka ingat dengan putri mereka di rumah tapi mereka memilih untuk tak terlalu mengkhawatirkan nya karna bagi mereka uang dan fasilitas yang mereka berikan itu sudah cukup, tapi sebenarnya tidak, Na Heul tak menginginkan itu, Na Heul hanya ingin orang tua nya selalu berada di sampingnya dan selalu mencurahkan kasih sayang untuk nya, hanya itu.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia Na Heul, ia sekarang sudah tak memperdulikan lagi kasih sayang yang ia butuhkan, ia selalu berfikir untuk apa menunggu orang yang bahkan tak pernah sekalipun perduli dengan keadaannya.

Tidak, Na Heul tak membenci orang tuanya melainkan Na Heul Hanya bersikap sebagaimana orang tuanya bersikap.

Na Heul bukan anak yang selalu di siksa, Na Heul hanya anak yang tumbuh tanpa kasih sayang dari orang tuanya, Na Heul tumbuh dengan sangat baik tapi sikap yang di miliki nya begitu dingin dan acuh pada sekitar.

Na Heul menjadi remaja yang menutup dirinya dari siapapun, tak mau berbaur, dan lebih memilih untuk menyendiri.

Sering kali Na Heul di katai gadis sombong oleh teman di sekolahnya, tapi Na Heul tak pernah menganggap itu toh itu juga tak merugikan nya.

Bagi Na Heul hidup adalah tentang takdir, Yang terjadi akan tetap terjadi dan sebagai manapun kita bertindak untuk mencegah suatu hal terjadi itu tak akan ada gunanya, jadi biarkan takdir yang berjalan dan Tuhan yang menentukan, Na Heul hanya perlu menjalani apa yang terjadi dan selalu siap dengan apa yang akan terjadi.

TBC

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

TBC







Aku berharap semoga kalian suka dengan cerita ini dan jangan lupa buat vote sama coment karna itu berharga banget buat Author')

Everything Is AllrightWhere stories live. Discover now