Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
mimpi indah bagaikan lakon yang tak kuasa kita singgung. persuasi relung hati menyoal kamu dan segala hal yang se- harusnya telah aku selap tak luput jua. apalagi binasa. ka- mu merekonstruksi sukma lara. sementara aku berkarau, kamu yang sebelumnya sibuk berasak pada afeksi dan asa lantas kembali begitu saja.
jatuh. jatuh. jatuh.
alangkah indahnya cinta pertama yang melebur pa- da samudra meski nyata- nya, kamu adalah presensi yang tak mampu kuselami.
dalam semak hati, aku selami perangaimu, tenggelamlah aku. ㅤㅤㅤㅤㅤ