-Yeonjun P.o.v-
Pelukan hangat yang selalu ku rasakan , suara lembut yang selalu ku dengar, tidak ku sangka semuanya akan hilang begitu saja.
Tanpa sadar, aku kembali ke taman bermain tempat biasa kita bersama. Berdiri di depan sebuah permainan yang selalu membuatmu merengek padaku untuk menaikinya bersamamu, memilih duduk di kereta yang dapat kita duduki berdua dari pada kuda-kuda mainan. Kau dimana? Menghilang begitu saja seperti seorang Malaikat.
Ah, ya. Kamu memang malaikat. Aku sendiri yang pernah mengatakan hal itu padamu, saat kau berdiri di depan sebuah gambar sayap dan aku mengatakan betapa persisnya dirimu dengan malaikat. Ku katakan bahwa kau adalah salah satu malaikat yang jatuh ke bumi dan kau tersipu akan ucapan bodoh ku itu.
"Yeonjunie"
Suara yang tidak pernah ku lupa setiap saat, dan betapa terkejutnya aku saat ini ketika mendengar suara itu kembali dan berada tepat di belakang ku.
Dengan perasaan bahagia yang meluap di hatiku, aku membalikan tubuh ku dan hanya ada kekosongan yang ada, tidak ada siapapun hanya aku seorang di tempat ini.
Tes ...
Air mataku jatuh menyadari kebodohan ku yang selalu menganggap kau akan kembali setelah apa yang terjadi.
Betapa bodoh nya aku saat ini, yang mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin.
Dengan langakah berat, aku melangkah meninggalkan tempat ini. Tempat yang paling banyak menyimpan memori kita bersama, Aku merindukan mu.
-Flashback
Beomi menatap Yeonjun yang sibuk dengan ponselnya, asik dengan dunianya sendiri dan seolah tidak menganggap Beomi ada.
Setelah Yeonjun mengenal teman baru yang dia kenal dari universitas nya, Yeonjun lebih sibuk bermain game dengan teman barunya itu.
"Bisa ngga sih, kamu sehari aja matiin hp?"
"Apa? Kenapa?" Tanya Yeonjun dengan nada kecewa.
Beomi menghela nafas, mencoba untuk bersabar. Dia hanya butuh sehari penuh bersama kekasih nya, untuk terakhir kalinya apakah itu tidak bisa di dapatkan nya?
"Sehari ini aja, temenin aku kaya dulu" Beomi langsung menarik ponsel Yeonjun dan membuat Yeonjun marah.
"Kamu, kenapa sih? Kaya anak kecil tau!" Kesal Yeonjun
"Yeonjun, aku butuh kamu sehari ini aja besok aku janji ngga akan ganggu kamu"
"Kamu, ngga usah lebay gitu! Lagian cuma kali ini aku main hp ngga sering juga!"
Beomi langsung saja berdiri
"Sekali kamu bilang? Tiap hari Yeonjun! Tiap hari kamu cuekin aku! Kamu asik main game sama temen-temen baru kamu itu! Sebenernya, kamu masih anggap aku ngga sih Yeonjun, aku selalu sabar selama ini sama sikap kamu Yeonjun!"
"Ngga gitu say-"
"Oke , sekarang terserah kamu. Aku biarin kamu sesuka kamu" Beomi memberikan kembali hp Yeonjun
"Aku harap kamu ngga akan nyesel Yeonjun" Lalu beranjak pergi meninggalkan Yeonjun seorang diri.
-Flashback off-
19.20
Yeonjun memasuki Cafetaria dekat kantornya, disana sudah ada kedua Sahabat nya.
"Pak Bos, akhirnya dateng juga." Ujar Soobin.
Yeonjun menduduki kursi di depan Taehyun.
"Tuh, udah kita pesenin." Ujar Taehyun.
"Kenapa, nyuruh gue, kesini?" Tanya Yeonjun dengan tatapan datar.
"Kita mau bahas soal liburan kita." Jawab Soobin.
