Pagi yang indah di Jakarta.
Dinda baru saja bangun tidur.La
-lu dia mandi dan sarapan pagi.
Setelah mandi dan sarapan pagi,
seperti biasa Dinda pergi bekerja
di suatu restoran.
Ditempat bekerjanya,Dinda
dengan asyik berbicara kepada
temannya,yaitu Dina dan Anton.
"Uangku perlahan-lahan ha
-bis"Dina mengeluh.
"Tenang aja,aku juga sama.
Bentar lagi kita terima gaji"An
-ton merasa senang.
"Oh ya,besok giliran kita yang libur kerja"Dinda merasa
senang.
"Bukan kita saja,Isna,Doni,
dan Indra juga libur kerja"An
-ton merasa tidak senang.
Di saat yang sama,Isna,Do
-ni,dan Indra menghampiri Din
-da,Dina,dan Anton.
"Wah,tak disangka kita te
-rima giliran libur kerja"Isna ber
-sikap sombong.
"Besok kami mengadakan
pesta di rumah Isna selama 4 ha
-ri berturut-turut,kalian mau ikut?"ajak Doni.
"Hei!Enak saja kau menga
-jak mereka.Kita tidak mengun
-dang mereka karena mereka ti
-dak layak untuk menghadiri pes
-ta kita"Isna bersikap sombong.
Isna,Doni,dan Indra pergi
meninggalkan Dinda,Dina,dan Anton.Dinda,Dina,dan Anton me
-nahan sakit karena sifat som
-bong Isna.
KAMU SEDANG MEMBACA
BERPETUALANG DI KUIL KUNO
Fiksi SejarahBerawal dari buku harian almarhum ayahnya Dinda yang membahas tentang air keabadian di kuil kuno Khinangkhor di Kamboja,Dinda bersama temannya Dina,dan Anton pergi ke Kamboja untuk mencari air keabadian.Petualangan Dinda berserta temannya mencari ai...
