02

18.4K 1.6K 128
                                    

08:12


Jeno menjambak rambutnya sendiri karna ia sangat frustasi kemarin malam, ia merasa hidupnya tidak akan tenang setelah ini. Dan tadi malam ia mengatakan sesuatu hal yang membuat Na sialan Jaemin itu menyeringai puas.

Tapi ia masih bersyukur karna ia diberi cuti sampai rumor ini tidak ramai seperti sebelumnya. Bayangkan notifikasi ponselnya penuh, berita kemarin semalam sudah viral bahkan hingga luar negeri, dia hanya ingin hidup tenang, bebas, dan penuh dengan uang.

Hanya itu saja tidak lebih dan tidak kurang.

Hidup Jeno selama ini hanya bekerja, menemani sudadnya, dan bermalas-malasan di apartemennya simple right?

Tapi semua berubah 180° hanya karna sebuah berita konyol yang sangat ia benci, Jeno termasuk orang yang anti-sosial dia lebih memilih untuk menyendiri dan juga teman dekat hanya mungkin teman kantor(?)

Jika bukan karena tawaran 100 juta per-bulan ia mungkin sekarang sudah memutus kontrak nya dengan Na Jaemin. Sungguh ia membenci Na Jaemin. Hey, hanya orang bodoh yang tidak tergiur dengan uang 100 juta per-bulan, karna selama ini gajinya hanya 15 juta saja per-bulan, kadang juga Jaemin memberinya uang jajan tambahan dan ia puas dengan itu.

Ting tong~

"Ck siapa yang bertamu sepagi ini?" Jeno mendumel sebelum melihat siapa yang bertamu pagi-pagi seperti ini. Dan wala, setelah membuka pintu ia sedikit menyesal(?) Karena yang bertamu adalah Na Jaemin.

"Untuk apa kau kesini? Bukannya aku sudah bilang aku masih ma-hmmphh" tiba-tiba saja bibirnya dibungkam dengan bibir oknum di depannya ini, Jaemin melumat bibir atas Jeno dengan lembut 30 detik kemudian ia melepaskan tautannya.

Jeno menghirup banyak oksigen karna orang di depannya ini mencium bibirnya disaat yang tidak tepat, ia sempat memberontak tapi jaemin tidak menggubris itu. Wajah Jeno merah padam dan bibirnya sedikit bengkak.

"I'm sorry, aku hanya ingin memberi ini dan mengucapkan maaf untuk berita kemarin, aku sudah menyuruh media untuk menghapus berita kemarin" ucapnya sebelum memberikan box ponsel merk ternama itu.

Jeno mengernyit bingung, apakah jaemin menyogoknya? "Ya kau sudah ku maafkan, tapi untuk apa kau memberikan aku ponsel?" Tanya Jeno sebelum mengambil box ponsel itu.

"Oh untuk ini" Jaemin menyengir dan menunjukkan ponselnya, ah sekarang Jeno paham mengapa jaemin memberinya ponsel. Untuk kembaran. Dan itu cukup membuat moodnya kembali karna jaemin sangat lucu baginya.

"Hm baiklah"

"Ok kalo begitu, aku permisi sebentar lagi ada rapat penting"

"Hum, rapat dengan siapa?"

"Your ex sweetie"

"Markie?"

"Tidak usah disebut namanya sayang"

"Ups sowwy"

"Haha it's okay" Jaemin mengecup kening Jeno sebelum mengelus pipi mulus Jeno.

"Mungkin nanti aku akan mampir sebentar ke apartemen mu"

Jeno mengangguk pelan "iyaa ditunggu yaa" lalu mengeluarkan eye smile kesayangan Jaemin itu.

"Ok dadah hon" ucap jaemin sebelum melenggang pergi.

"Pappaii daddy"

-

Jaemin tersenyum lebar karna ia takjub dengan perubahan mood jeno tadi, jeno jika mood nya sedang turun ia akan menjadi dingin dan toxic tapi ketika mood nya sedang naik ia akan bersifat manja dan menggemaskan.

Ia bersyukur kepada tuhan bisa menemukan jeno dihidupnya, ia hidup sendirian sedari kecil tidak ada kasih sayang dan cinta dihidupnya, semua terasa monokrom dulu sebelum ia menemukan jeno.

Tapi tiba-tiba ada sesuatu yang terlintas di benaknya dan membuat ia memijat pelipisnya dengan tangan kirinya, ia melupakan jika ia akan rapat dengan mantan pacar sang sugar baby yaitu Mark Lee.

Jaemin menghela nafas berat sepertinya ia baru sadar kenapa mark mengajaknya untuk bekerjasama, karna ia ingin merebut jeno kembali darinya.

Jaemin memarkirkan mobil Lamborghini aventadornya yang berwarna hitam dan corak rose gold di basement kantor mark.
Lee MK.

Ia pun turun dan memasuki kantor mark dan langsung disapa oleh bawahan mark, ia sesekali merapikan jas putihnya dan juga kemeja hitamnya. Ia sengaja memakai setelan ini karna ini setelan favorit Jeno.

Ia memasuki ruang rapat dan disitu sudah ada donghyuck yang membantunya dalam rapat kali ini dan juga mark lee yang tersenyum kepadanya.

Inilah alasan dia mencutikan jeno hari ini.

Mark pun mengajak jaemin untuk berjabat tangan dan jaemin menerimanya dengan senang hati tentunya.

"Nice to meet you Na Jaemin"

"Nice to meet you too Mark Lee"

Tbc

Okk, hari ini pendek dulu yaa soalnya next chap kayaknya bakal panjang banget 🤧🙏🏻

Sama gua masih rada insecure sama tulisan sendiri hehe

Mau ngemis bentar, ekhmm jangan lupa vote sama comment kawan😍

Btw thanks buat supportnyaa kemarin, sumpah mood banget liat notif tuu

Oh ya besok ada mature scene🔞🔞🔞

Haha

Stay healthy yall jangan lupa bersyukur juga sama tuhan

Ps:gua nulis sesuai mood cast so kalo mood cast baru jelek tulisan gua juga bakal uring-uringan gak jelas, dan juga sebaliknya✨

Sugar Daddy - JaemjenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang