Terdengar suara teriakan dibalik pohon, ada seseorang melaporkan nya ke sesepuh dikampung itu, mereka bergegas ke pohon tersebut dan melihat seorang anak yang di tarik oleh akar pohon itu. Lalu sang sesepuh membaca kan doa, lalu keluar lah legion ia berbadan tinggi, kurus, berbulu lebat. Dan dia membunuh anak itu, lalu sesepuh itu berkata "aku perintahkan kamu untuk kembali ke neraka"
Iblis itu seketika menjerit dan kembali ke belakang pohon tersebut.
Beberapa bulan kemudian, ada sebuah media ternama mencetak berita harian yang isi nya menceritakan legenda pohon tersebut. Berita tersebut trending nomer 1 di kota tersebut, ada seseorang peneliti sekaligus sejarawan bernama Drs wiliam, bersama rekan-rekan nya yang bernama andre, steven, ivana, dan jo. Wiliam yang penasaran dengan legenda itu, ia memerintahkan rekan-rekannya untuk berdiskusi tentang cerita ini.
"aku penasaran dengan apa yang ada dikoran ini" ujar wiliam kepada rekan rekan nya.
"apakah kamu yakin wil, yang aku tahu tentang pohon itu ada iblisnya"ujar andre
"kau ini andre, kau seorang penakut saja gak ada di dunia ini yang namanya iblis"jawabnya
Namun rekan rekan yang lain mendengar kan perdebatan mereka. Salah seorang dari mereka yaitu jo adalah anak indigo. Ia mendengar desis desis suara dari gambar yang hampir sama dengan yang ada di koran, ia melihat orang-orang menggantungkan diri, banyak percih darah tercecer dan ia melihat iblis itu sedang memakan mayat tersebut sekita ia berteriak dan mengagetkan yang lainnya
"ahkkk....tidak tidak.. Tidak.. "ujar jo sembari menangis, sepontan rekan lain menanyakannya "kau kenapa jo?" ucap mereka, namun jo tetap menyembunyikan nya. Silvana teman dekat jo sepertinya mengetahui kenapa jo seperti itu. Setelah bubar, silvana menanyakan kepada jo soal yang barusan ia alami.
"jo, nampaknya kau sedang ketakutan kau sudah melihat apa? " tanya silviana pada jo.
"a.. a.. aku melihat kejadian itu, ada yang gantung diri, bercecer darah" ujar jo sambil ketakutan.
"hah? Kau serius apakah kau lihat siapa saja orang-orang tersebut?" tanya nya lagi sembari penasaran.
"aku melihat.... Kalian lah yang jadi korban" ujar jo sembari menangis
Silviana pun terkejut,dan bergegas menelepon steven untuk meminta alamat wiliam. Dan setelah beberapa menit menelepon, lalu silviana pergi ke rumah wiliam, di pertengahan jalan ia harus melewati hutan rimba. disepanjang perjalanan dia melihat ada yang mengelantung di pohon, tapi ia mengira itu hanya seekor kera, namun setelah dilihat lebih jelas, ternyata itu adalah kepala manusia sepontan dia kaget dan terjatuh. Lalu ia menghadap ke atas dan melihat iblis itu sedang membuka mulutnya sebesar-besarnya, lalu ia berteriak dan berlari dan menabrak seseorang, dan itu adalah wiliam.
Wiliam yang terkejut kenapa dia bisa di ada sini membuat silvana tidak bisa menjelaskan nya. Akhirnya wiliam pun mengajak nya kerumah dan memberi minum padanya.
"kau kenapa bisa sejauih ini datang kemari? " ujar wiliam sambil mengelap tubuh nya.
"a..a..a aku ada cerita buat mu, tadi jo begitu dia melihat sesuatu dalam lukisan yang ada dikantor"ucap dia sembari ter Engos-engosan.
"lalu apa katanya? " wiliam bertanya
"ia melihat ada orang yang mengantukan diri, lalu melihat berceceran darah, dan itu terjadi di pohon yang ada di berita"jelas nya
"dan siapa saja orang orang tersebut? "
" itu kita wiliam, kita semua kau, aku, steven, andre, dan jo"ujar silvana sembari ketakutan
Dan seketika radio menyala menyiarakan berita,bahwa steven meninggal dunia "diberitakan langsung dari tempat kejadian, seorang pemuda bernama steven telah meninggal dunia akibat kecelakaan " ujar penyiar, namun tidak lama kemudian ada suara mengerikan dari radio itu yang membuat wiliam dan silvana kaget.
Mereka berdua langsung bergegas ke rumah steven dan hasilnya steven masih sehat sehat saja. "eh wil, sil, kalian kenapa? " ujar steven. Kedua nya terheran heran dan menanyakan pada dirinya ada apa sebenarnya. Steven mengetahui mereka kenapa, dan sesegera mungkin ia menelpon rekan lainnya untuk mengunjungi rumahnya. Tak lama kemudian mereka datang, satu per satu dan mengadakan rapat membahas ini.
"teman-teman, seperti kita ketahui wilian ingin meneliti kasus legenda ini, namun diantara kita tidak semua setuju, saya ingin malam ini kita berangkat ke kampung itu " ujar steven, sepontan yang lain pun kaget atas apa yang disampaikan oleh steven "lu udah bener-bener gila ya, lu mau kita mati jo udah memprediksi kalo kita bakalan mati disana" ujar silvana. Namun yang lain menyetujuin usulan steven walau tak masuk akal, dan akhirnya mau tidak mau silvana ikut apa yang diperintahkannya.
Lalu, mereka bergegas ke kampung tersebut. Sesampai nya mereka disana, mereka di sambut oleh salah seorang tokoh publik dikampung tersebut, nama nya mbah hasan. Mereka dijamu dengan sangat ramah, namun mereka seperti menyepelekan nya.
Mbah hasan pun bertanya "ada apa kalian malam-malam datang kesini?"
"jadi gini mbah, perkenalkan saya wiliam, ini jo, ini steven, andre, dan silvana kami datang kesini untuk membahas pohon legenda itu "ujar wiliam
"kalian masih muda, bukan urusan kalian untuk membahasnya" jawab mbah sambil emosi
"tapi mbah, teman saya jo dia anak indigo, dia melihat kami mati dipohon itu" ujar silvana
"kalian yakin? "
"yakin mbah"ujar mereka semua
"baiklah kalau itu kemauan kalian.. Namun ada syaratnya, yang pertama kalian tidak boleh bersiul disekitar pohon tersebut, yang kedua kalian memakai pakaian khusus untuk menuju pohon tersebut, yang 3 setiap malam jumat kaliam wajib mandi kembang pukul 3 malam"
Akhirnya mereka melakukan perintah mbah hasan tersebut, seketika mereka langsung bergegas, dan wilian sifatnya yang tidak berubah dan masih tak percara dia tidak melakukan yang diperintahkannya.
"wiliam, lu gila ya lu lupa apa kata mbah mbah yang tadi? " kata andre
"hah.. Ngapain ikutin kata si tua tadi, gua ini sejarawan, gua ambil ini dari fakta² yang ada di tempat kejadian kalian gk... "dia kaget melihat teman teman nya menghilang.
Sepontan dia berlari ke sana kemari mencari namun dia tak menemukannya, dan akhirnya dia sampai di pohon tersebut dia langsung meneliti nya. Sejauh mata padangan dia, dia tidak melihat apa pun di pohon tersebut sampai ada yang aneh di pohon itu ada celah yang bersinar sekali, dan dia pun masuk seketika dia ada di dunia yang sama, namun menemukan teman teman teman nya ,namun dia kaget karena tak ada seorang pun yang melihat keberadaannya.
Dia melihat badanya terjatuh tepat di depan pohon tersebut, lalu ia ingi segera kembali namun pohon tersebut menjadi banyak, serupa, dahannya, warnanya, sampai akarnya pun sama, namun dia tidak bodoh dia mengetahui ciri² pohon tersebut dan dibaliknya ada sebuah lingkaran dengan bintang, dia menyentuh nya dan sekita dia terbangun yang membuat semua kaget.
Dan iblis itu keluar dari sarangnya.
Mbah yang ada di tempat itu memberi tahu bahwa wiliam lahk yang harus melawannya "kau harus melawannya, kau yang memulai, kau juga yang mengakhiri"
Lalu dia diberi petunjuk oleh bukunya bahwa, dia harus memegang kembali lingkaran tersebut dan menebangnya dengan kampak emas. Ia mengambilnya di kantong nya dan kebetulan kampak itu emas warna nya..
Lalu dia berkata "dengan nama tuhan yang maha kuasa, penguasa seluruh alam ini, aku wiliam ingin mengusir legion keneraka kembali... Yahkgg..!! "
Dan iblis itu menjerit sekencang kencang nya membuat pohon yang lain pun ikut rubuh, dan akhirnya iblis itu musnah hilang seketika dan wiliam kembali pingsan
Dan keesokan nya ia terbangun dari tidur nya, dia menyangka itu nyata pada akhirnya dia hanya mimpi buruk saja, dia sedang membaca sebuah buku yang berjudul sama.
Dan ia mengunjungi pemakaman, dan makan itu adalah makan jo, silvana, andre, dan steven yang meninggal 5 tahun yang lalu akibat kecelakaan saat mereka mengunjungi kampung tersebut, sudah lama sebenarnya mereka mengunjungi kampung itu, namun nampak nya masih membekas dihatinya.
TAMAT
IG:@fadhlurrohmandaffa
Facebook : Hilman apriliawan
Email : fadhllurrohmandafa@gmail.com
Thanks for watching
ESTÁS LEYENDO
Behind In Tree
TerrorCerita seorang ahli sejarawan yang memecahkan misteri di balik kisah melegenda yaitu "behind in tree" atau dibalik pohon. Kalian pikir dibalik pohon tidak ada apa apa namun...
