SATU

9 2 0
                                        

Pagi yang indah untuk memulai sesuatu yang indah di tempat yang indah pula, itu lah yang ada di kepala seorang gadis cantik bernama Mila Putri, cewek hits di penjuru sekolah Nusabangsa tempat nya bersekolah.

Tapi dengan sekian banyak yg mengincarnya hanya ada satu nama yang ada di hatinya,dia adalah Galang Praditya cowok es yang tak tersentuh,tak tergapai,dan sampai saat ini Mila terus berjuang untuk mendapatkan hati dari seorang Galang.

  "Milaaaaaaa,astaga Mil lo mau bikin gua jantungan yaaa,kok lo telat terus sihhhhh,astagaaa lo bener bener ya,untung tu pak botak belum masuk,kalau udah masuk gimana, Lo juga kan yang bakalan di jemur dilapangan". Pagi Mila sudah disambut dengan ocehan Jessica sahabat laknat sekaligus sahabat terbaiknya.
 
"Ya ellah Jess lo gak lihat aja tadi parkiran padatnya udah kayak pasar malam,kesel gue,untung tadi sempet ngeliat ayang bebeb,jadi gua jabanin deh tu parkiran padat". Balas Mila dengan senyuman merekah nya yang hanya dibalas gelengan kepala oleh Jessika.

Tak lama setelah itu,ketua kelas mereka masuk memberikan kabar gembira kepada seluruh anak anak kelas bahwa guru tidak bisa masuk kelas karna ada rapat yang harus mereka lakukan dikantor,alias jamkos sampai istirahat nanti.

  "Jes gue kekelasnya Galang dulu ya,biasa ngapel". Pamit Mila sambil nyengir kuda.
 
"Gak ada capek capek nya ya Lo,heran gua". Kata Jessika tak habis pikir dengan teman satunya ini. walaupun selalu ditolak Galang tapi dia tak pernah nyerah.
 
"Gue gak bakal berhenti sampai dia ngomong langsung sama gue untuk berhenti,toh sampai sekarang dia gak nyuruh gue berhenti tuh,jadi masih aman dong". Kata Mila sambil berlalu dari kelasnya menuju kelas Galang.

😍😍😍
Sesampainya dikelas Galang Mila langsung menuju kursi belakang tempat Galang biasa tidur sambil mendengarkan lagu dengan hansfree nya.
 
  "Hai calon imam Mila,kok sendirian aja,mau aku temenin gak". Kata Mila sambil duduk di kursi depan dekat kursi Galang.
 
"Iiiih kok aku dicuekin siiih,kesel deh". Kesal Mila sambil menarik hensed dari telinga Galang.
 
"Apa apa an sih lo,ganggu aja tau gak". Kata Galang kesal,karna Mila mengganggu ketenangannya.
 
"Biasa aja kali gak usah marah marah kan makin ganteng kamunya makin suka deh akuuuu".
 
"Gila Lo ya". Kata Galang sambil berdiri berniat meninggalkan Mila untuk menemui temannya di kantin sekolah, karna tadi dia ditinggal beli nasi goreng sendirian di kelas, karna dia malas untuk berjalan kekantin sekolah. Tapi semua itu jadi berubah karna kedatangan cewek centil yang ada didepannya saat ini.
 
"Lohhh kok ditinggal sih akunya". Kata Mila sambil menahan tangan Galang supaya tidak meninggalkan nya.
 
"Emangnya Lo siapa gue, ya terserah gue dong". Kata Galang sambil berlalu meninggalkan Mila sendirian didalam kelasnya, karna semua teman sekelas Galang pergi kekantin untuk mengisi perut atau hanya sekedar berghibah.
 
"Suatu saat nanti gue bakal pastiin Lo bakalan jatuh ke tangan gue Galang". Batin Mila.

Saat sampai di kantin, Galang langsung meminum minuman Kenzo  sahabatnya, dan tentunya mendapatkan tatapan tajam oleh Kenzo yang tidak terima minumnya langsung saja diminum oleh Galang, bukan hanya itu dengan tidak ada otak nya Galang langsung menghabiskan minuman yang baru saja di beli oleh Kenzo.

  "Emang temen laknat lu ya, itu minuman baru gue beli bego". Kata Kenzo yang hanya dibalas tatapan datar  tanpa dosa dan bersalah ala Galang  kepada Kenzo.

  "Pelit amat lu heran gue". Kata Galang.

  "Semerdeka lo deh lang, ngomong ngomong kok lo di sini sih, bukannya tadi lo bilang mager keluar kelas ya". Kata Kenzo yang heran dengan keberadaan Galang yang tiba tiba sudah ada di kantin dan menghabiskan minumannya.

  "Males gue dikelas tadi ada cewek centil". Kata Galang.

  "Hati hati lo Lang, jatuh cinta baru tau rasa lu".
 
"Ya gak mungkin lah gilak lu". Kata Galang tak terima dengan ucapan Kenzo  temannya.
 
"Kita tunggu aja tanggal mainnya". Kata Kenzo sambil senyum mengejek kearah Galang dan mendapatkan jitakan dikepalanya dan asalkan kalian tau, itu terasa sangat sakit, untung Galang adalah temannya kalau enggak udah didepak deh Galang dari kantin sama Kenzo.

Sesampainya dikelas Mila langsuang duduk dimejanya dan juga Jessica yang menjadi teman sebangku nya  dengan mungka yang ditekuk dan bibir yang dimanyun manyun kan seperti ikan ,dan ya jangan ditanya lagi Jessica tau apa penyebabnya, yang pasti tidak akan jauh jauh dari Galang cinta matinya Mila, bahkan Galang sudah menolak keberadaan Mila disekelilingnya dan dengan tidak tau malunya Mila masih terus mengejar dan berusaha mendapatkan hati dari Galang pujaan hatinya.
 
"Awas ya lo gue sumpahin lo jatuh cinta sama gue". Kata Mila sambil cemberut.
 
"Udah lah mil, kasian gue liat lo, berhenti aja udah, gak usah ngejar ngejar dia lagi, capek gue lihat Lo kayak gini mulu". Kata Jessica yang kasian lihat temannya yang selalu diperlakukan buruk dan selalu ditolak oleh Galang.

  "Udah gue bilang sama Lo kan kalau gue bakalan berhenti kalau dia yang minta, dan gue janji sama lo kalau dia masih gak jatuh cinta sama gue sampai kita lulus nanti gue bakalan berhenti berharap dan jatuh cinta sama dia, gue janji Jess". Kata Mila sambil menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan air mata yang entah sejak kapan sudah mengalir dari matanya. Dia merasa seperti ingin berhenti tapi dia sangat mencintai Galang dan asalkan kalian tau itu sangat menyakitkan untuk dijalani.

Disaat kalian benar benar menginginkan seseorang tapi orang itu sama sekali tidak menginginkan kalian, bukan hanya itu bahkan dia tidak melihat dan melirik kalian sama sekali.

Apakah Mila capek, jawabnya ya dia sangat capek hanya untuk mencintai Galang yang tak pernah mencintainya, tapi dia tak bisa berhenti untuk melihatkan betapa dia sangat mencintai Galang, dan asalkan kalian tau dia sudah mencintai Galang selama 3 tahun dia berada di SMA Nusantara ini, dan selama itu juga dia selalu ditolak dan tidak pernah di anggap dihidupnya Galang.

  "Oke, selama itu gue akan selalu ada untuk jadi sandaran dan jadi penyemangat Lo, disaat Lo udah terlalu terpuruk dengan keadaan". Kata Jessica sambil memeluk Mila untuk menenangkan sahabatnya ini.

  "Makasih jess, Lo emang sahabat  yang paling terbaik buat gue".

Tak lama setelah itu jam masuk sudah berbunyi dan guru mata pelajaran selanjutnya masuk kedalam kelas untuk melanjutkan pembelajaran yang tertunda gara gara guru rapat tadi.

love and hate Stories to obsess over. Discover now