Perkenalan

1.1K 114 24
                                        


Banyak cewek yang berusaha deket sama Haruto, nah disaat itulah jennie bertindak. contohnya kaya sekarang....

"Bisa gak sih lo gak ganggu acara pdkt gue sama Haruto!!?"tanya livia marah, ini cewek udah dari dulu suka sama Haruto.

Jennie menatap livia datar lalu berucap."emang kenapa?"

"Jauhin Haruto, karena setiap gue berusaha deketin Haruto, lo selalu jadi penghalang!!"kesal livia

Jennie ngesmirk."ehh kembarannya sin-chan!, itu udah jadi tugas gue buat jauhin Haruto dari cewek gatel kaya lo!."

Livia tersalut emosi dan menendang kaki jennie kencang, Membuat sang empu meringis pelan.

Namun jennie bukan lah cewek lembut apalagi kalem, jennie emang terlahir jadi cewek bar-bar. Masa di tendang sama orang dia diem aja? Plis lah ya...jennie gak terima!.

Nah oleh karena itu dia langsung membalas dengan cara menendang kencang perut livia.

"Aauuuu"ringis livia kesakitan, bahkan kini dia sudah terduduk lemas memegangi perut nya.

Jennie menatap remeh ke arah livia, kemudian pandangannya tak sengaja menatap kotak bekal yang tadi dibawa oleh livia.

Jennie pun mengambil kotak bekal yang ada di samping livia.

"M-mau apa lo...shh"tegur livia ketika jennie mengambil kotak bekal miliknya, dia pengen ngambil kotak bekal tersebut dari tangan jennie, namun perutnya masih sakit. Gila emang tenaga jennie gak main-main.

Jennie menatap intens kotak bekal tersebut, kemudian membaca surat yang terdapat di dalam kotak bekal itu.

Jennie mulai membaca surat tersebut sambil tertawa ringan.

"Ohh jadi ini bekal buat Haruto?, mana pake surat cinta segala lagi!, idihh norak lu!"ledek jennie pada livia yang masih terduduk lemas sembari memegangi perutnya.

"Shh...kembaliin kotak bekalnya!!, gue mau ngasih ke Haruto....shh."cegah livia disela-sela ringisan menahan sakit akibat perutnya di tendang sama jennie.

Jennie tertawa pelan."udah biar gue aja yang ngasih, lo mending ke UKS. Btw gue minta maaf. gue gak ada niat jahat buat nendang perut lo, tapi lo nendang kaki gue duluan...So, gak salah kan kalo gue bales?"

"Oh ya...satu fakta yang harus lo tau, lo gak cocok bersaing Sama gue buat dapetin Haruto!"

"Cih cuma sahabat juga!"ledek livia pelan

Jennie berjongkok mencekram kuat dagu livia,"jangan banyak bacot kalo gak mau masuk UGD!"

Sebelum pergi menuju kelas, jennie menyempatkan diri untuk mengacungkan jari tengahnya dan tersenyum mengejek kepada livia yang kini masih terduduk lemas sambil memegangi perutnya.

Dikelas.

"Haii Harutooo!"Sapa jennie mendudukkan diri di sebelah Haruto yang lagi nyalin PR punya Yoshi.

Haruto menoleh sekilas dan tersenyum kepada jennie lalu kembali menyalin tugas punya Yoshi.

"Halo juga jen."

"Nih gue bawa bekal buat lo"ucap jennie sumringah sembari memberikan kotak bekal yang tadi dia rampas dari livia.

"Wowww, lo so sweet banget sih sama gue, tau aja kalo gue belum sarapan."ucap Haruto menerima kotak bekal tersebut dengan senang hati.

"Iya lah, dimakan ya. Gue udah cape-cape loh bikin itu."

Haruto tersenyum dan mengangguk, tangannya tergerak untuk mengusap rambut jennie dengan lembut."iya jennie ku, nanti gue makan kok, makasih ya. Gue beruntung punya sahabat perhatian kaya lu."

Friendzone Where stories live. Discover now