Bel sekolah berbunyi dengan keras.Teng...teng...teng..Seluruh siswa dan siswi sma mentari fajar,bergegas bersiap-siap,beres-beres.Untuk pulang.
Sama halnya dengan,Adrian ia segera merapikan kursi dan mejanya.Dengan terburu-buru Adrian bergegas pergi meninggalkan kelas,namun karena dari kejauhan Pak Danu memanggil dia,Adrian yang melihatnya,langsung datang menghampiri Pak Danu.
Adrian:"Permisi Pak,Bapak memanggil saya"?Ada apa Pak?Apa ada yang bisa saya bantu Pak."?.
( Tanyanya Adrian).
Pak Danu:"Benar sekali,Adrian.Oohh ya Bapak bisa tidak minta tolong sama kamu"?.
Adrian:"Tentu bisa,Pak.Apa yang bisa saya bantu Pak."?.
Pak Danu:"Jadi gini kamu tahu kan,adiknya si Roni.Itu si Raka."
Adrian:"Oohhh iya saya tahu Pak.Emangnya kenapa Pak"?.
Pak Danu:"Tadi Bapak dapat kabar dari orang tuanya Raka, kalau si Raka itu lagi sakit,jadi ya Raka gak bisa masuk sekolah dulu. Nah jadi kamu bisa gak kerumahnya Roni untuk jenguk si Raka."?
Adrian:"Bisa Pak,nanti kalau saya sudah selesai jenguk Raka nanti saya kabari Bapak".
Pak Danu:"Oke,terimakasih ya Adrian,kalau gitu Bapak pamit dulu ya mau pulang".
Adrian:"Oh iya Pak,hati-hati dijalan ya Pak.".Oke aku harus mulai darimana ya"?.Oh ya aku tahu".
Selama perjalanan Adrian kebingungan karena sudah lama dia gak pergi kerumah si Roni.Sejenak Adrian berpikir untuk mengingat kembali jalan menuju rumah Roni.Akhirnya dengan berpikir yang cukup memakan waktu lama akhirnya Adrian segera ingat.Dan bergegas untuk pergi menuju rumah Roni."
Adrian:"Kalau seingatku letak rumahnya disekitar sini tapi rumahnya yang kayak apa ya???
Karena Adrian masih bingung.Dia pun memutuskan untuk bertanya ke orang-orang yang ada disana.Namun ternyata orang-orang disana tidak begitu paham dan tidak mengerti ciri-ciri orang yang sedang Adrian cari yaitu Roni.Ia pun kebingungan dan hampir menyerah untuk mencari rumahnya Roni,akan tetapi sejenak Ia mendengar suara.Seperti suara orang yang sedang bernyanyi.
Adrian:"Suara itu,seperti suara orang yang sedang bernyanyi.Lebih baik aku hampiri suara itu ah barangkali aja disana aku bisa menemukan petunjuk keberadaan rumahnya Roni."
Hamparan sawah yang luas Adrian lewati.Hingga akhirnya sampailah ia ketempat dimana suara itu berada.
Adrian:"Kayaknya suara itu berhenti disini.
Dengan keadaan lelah,ia berhenti sejenak untuk beristirahat.Setelah itu ia menengok ke kanan,ke kiri.Dan didapatinya ia melihat ada seorang wanita cantik yang sedang duduk bernyanyi sambil bermain gitar.Seketika itu juga Adrian langsung takjub akan suara merdu dan indah dari wanita tersebut.Kemudian Adrian pergi untuk menghampiri wanita tersebut.
Adrian:"Permisi maaf mba,mba yang naynyi sampai suaranya kedengaran hingga ke luar sana ya."?.
Jesica:"Hahah,bisa aja mas nya.".Tapi apa emang bener mas suara saya sampai kedengaran ke luar sana"?.
Adrian:"Iya mba,bener banget,ya tadi saya lagi mencari rumah teman karena saya lupa rumahnya dia yang mana gitu.Terus karena saya mendengar ada orang yang lagi nyanyi ya saya ikuti alur suara itu barangkali aja keberadaan suara itu disitu jugalah letak rumah teman saya, Hingga saya berhenti disini dan akhirnya saya melihat mba."
Jesica:"Oohh,oohh iya tadi mas bilang lagi mencari seseorang ya??Kalau boleh tahu namanya siapa mas?
Adrian:"Jadi nama dia itu Roni ya dia punya adik namanya Raka."
Jesica:"Roni,oohh saya tahu mas,Roni anaknya Pak Rangga ya"?
Adrian:"Iya bener banget kok mba tahu?
Jesica:"Iya jadi Roni itu tetangga saya,rumahnya itu tepatnya diurutan ketiga dari rumah saya".Oohh ya mari mas saya antar ke rumah Roni".
Adrian:"Oh oke,terimakasih ya mba.Jadi repotin nih saya."
Jesica:"Gak papa mas,santai aja.Ya kan lagipula mas nya gak tahu ya kan rumahnya Roni."
Sesampainya dirumah Roni.Adrian segera menyampaikan pesan dari Pak Danu buat Raka,dan tak lupa memberikan sebuah bingkisan buat Raka dan keluarga.Setelah itu tanpa basa-basi Adrian segera pamit ke Roni,Raka dan keluarganya
Adrian:"Roni,Raka,dan sekeluarga sekalian.Saya mohon pamit dulu ya.Semoga kamu Raka,cepat sembuh ya.Biar nanti bisa masuk sekolah lagi.
Roni:"Amin makasih ya Adrian.Kamu udah jauh-jauh datang kesini untuk jenguk adik aku."
Adrian:"Iya,sama-sama kita kan teman.Ya teman harus saling tolong menolong ya kan."Ya udah kalau gitu saya pamit pulang dulu ya.Selamat siang semuanya".
Keluarga Roni:"Hati-hati dijalan ya nak."
Akhirnya misi menjenguk Raka sudah terlaksanakan.Sehingga Adrian memutuskan untuk pulang,namun tampak dari kejauhan Jesica memanggil Adrian."
Jesica:"Hai mas,tunggu sebentar."
Adrian:"Iya ada apa mba"?.
( Tanyanya Adrian kebingungan)
Jesica:"Bagaimana jika saya antar mas sampai ke luar gang."
Adrian:"Tidak usah mba,nanti yang ada saya merepotkan mba lagi."
Jesica:"Gak papa mas,saya juga gak keberatan kok".Mau ya mas"?.
Adrian:"Ya udah terserah mba aja.Tapi terimakasih ya mba udah mau mengantarkan saya hingga ke luar gang.Tapi btw nama mba siapa?Saya lupa nih nanya nama mba."
Jesica:"Nama saya Jesica.Ya nama mas sendiri siapa"?.
Adrian:"Nama saya Adrian.Salam kenal ya mba".
Jesica:"Iya salam kenal juga ya mas Adrian."
Adrian:"Panggil saya Adrian aja mas.Masa saya dipanggil mas,yang ada nanti saya jadi mas-masan dong."
Jesica:"Hahah.Bisa aja mas Adrian nih.Eh Adrian.
(Kata Jesica sambil tersipu malu).
Adrian:"Oohh ya hari sudah mulai sore nih."
Jesica:"Oohh iya maaf ya Adrian.Aku lupa kan aku mau nganterin kamu sampai depan gang ya".Ya udah ayo Adrian."
Adrian:"Oke.
Sejak itu kedekatan Adrian dan Jesica semakin lekat.Apakah Jesica yang akan menjadi cinta sejatinya Adrian.
BERSAMBUNG.
YOU ARE READING
Cinta Yang Tulus
RomanceSebuah kenyataan pahit yang dirasakan oleh seorang pemuda yang bernama Adrian yang kini merasa terpukul dan hancur hatinya karena selama ini dia selalu tersakiti yang pada akhirnya ia memutuskan untuk tidak mau mengenal apa yang namanya cinta.Seoran...
