2

7K 51 0
                                    

3 minggu kemudian...

Autor pov
Setelah beberapa minggu mereka sering bareng. Xiumin semakin tidak bisa menahan hasratnya kepada mizu. Setiap hari xiumin hanya bisa bersabar menunggu waktu yang tepat.
"Mizu ntar di rumah lo ada orang nggk?" Xiumin
"Enggk. Sensirian gw sampe minggu depan. Emang kenapa?.
"Kaga gw pengen main ke rumah lo".. Xiumin

Mizu pov
"Wah gila ni orang kenapa di saat sepi gini?. Mana papa sma mama minggu depan baru pulang. Masa iya gw bawa anak cowo ke rumah. Iya sih gw akui xiumin sebenarnya orangnya perhatian. Kadang bikin deg-degan. Selalu bikin gw sesak nafas. Gara-gara kemarin hampir gw keceplosan pengen nyipok bibirnya gemes gw" ...

Xiumin pov
"Gw gak bisa nahan lagi zu. Gw harus bikin lo inget kalo gw first kiss lo dulu. Ngeliat lo hasrat gw makin liar. Apa lagi tu baju seneng banget ngepas gitu. Gak mau tau lo harus jadi milik gw zu"...

Author pov
Setelah pulang sekolah. Xiumin langsung ke kelas mizu. Ngajak pulang bareng sesuai janji mereka mau ke rumah mizu. Semakin mendekati rumah mizu semakin gak tenang. Dia sudah memiliki firasat buruk.
"Lo kenapa melamun??" Xiumin
"Nggak siapa yang melamun" Mizu
"Pegangan..." Xiumin
"Gak mau.." Mizu
Xiumin menaikkan gas motornya. Spontan mizu meluk pinggang Xiumin. Tetapi dengan posisi yang menyenggol daerah pribadi Xiumin..
"Gila pelan dong..." Mizu
"Makanya pegangan" xiumin
"Iya..iya.. Bawel" Xiumin
"Btw lo pegangan bisa gk tangan lo nyingkir di atas kawasan pribadi gw?? (Sial malah negak lagi)" xiumin
"Hah???... Maksud lo??" Mizu
Tersadar akan hal itu. Mizu langsung menaikkan posisi tanganya.
"(Pantesan agak aneh anjiir gw megang terong dia anjiir)" gumam Mizu dalam hati..

Setelah 30mnit perjalanan. Mereka sampai di rumah mizu
"Masuk.." Mizu
Xiumin pun masuk ke dalam rumah sesuai perintah Mizu. Sesampainya mizu menyuru Xiumin menunggu di ruang tamu. Mizu pergi ke kamarnya untuk ganti baju seragamnya. Seperti biasa mizu hanya pakai kaos lengan pendek dan hotpants. Melihat itu xiumin semakin gak bisa nahan diri. Belum lagi bagian dada kaos mizu menampakkan belahan dadanya sedikit. Yang membuat dadanya berisi dan terlihat indah.

"Mau minum apa?" mizu
"Terserah asal nggk racun sama air keran" Xiumin

Xiumin Pov
Gila... Mizu depan belakang berisi banget. Gak...gak jangan sekarang. Tapi gw gemes banget sama toketnya. Wah bisa gila gw lama-lama di sini. Mana ni dari tadi udah bikin senep lagi. Gw ikutin aja deh ke dapur.

"Mizu.." Xiumin *sambil meluk dari belakang
"Apaan sih kan gw suru tunggu. Lagian ngapa sih ini meluk meluk dari. Lepasin nggk" mizu
"Nggak mau. Gw mau gini aja" xiumin
"Gak bisa nafas gw min... Lepasin ahh" mizu
*xiumin memutar balik badan mizu.

"Gw suka sama lo" Xiumin *langsung mencium bibirnya...

Mizu Pov
Gila ini gw di cium... Gw udah dorong tapi tangan dia udah kuat meluk pinggang gw. Awalnya hanya menempelkan bibir. Selama gw brontak dia brusaha ngeluarin lidahnya. Gw tetep nutup mulut. Sampe gak sadar gw udah ngedesah karna sesak nafas.. Xiumin langsung ngelepas ciumannya

"Ini bukan pertama kali buat elo kan??. Lo tetep gak inget gw siapa?" xiumin..

Gw bengong.. Mata xiumin makin natap tajam gw. Gw cuman bisa membatu di hadapan dia. Sekegika gw inget anak laki-laki yang nyium gw dulu. Yang udah ambil ciuman pertama gw...

"Jadi selama ini... Elo.." sebelum gw selesai ngomong. Bibir gw udah di cium sama xiumin. Kali ini gw gak nolak. Ntah kenapa kali ini lebih lembut.. Dan gw ikuti permainan dia tanpa sadar...

Author pov
Xiumin semakin gak bisa menahan dirinya. Yang sejak awal udah nahan hasratnya. Perlahan tangan xiumin mulai menyentuh dada mizu dan mulai meremas lembut dadanya..
"Xiumin..." desah mizu
Hal itu membuat xiumin semakin nekat mulai menciumi lehernya dan mulai ke dadanya dan meninggalkan cap merah..

"Kita ke kamar lo aja yuk" ajak xiumin

Dan mereka langsung menuju kamar mizu. Setelah mereka masuk xiumin langsung menutup pintu menarik mizu dan mencium mizu kembali. Semakin lama mereka semakin bergairah.. Mizu mengalungkan tangannya di leher xiumin agar ciumannya semakin dalam... Desah naik turun nafas mereka mulai bersautan.
Tangan xiumin mulai turun dan meremas bokong mizu.. Yang membuat mizu sedikit mendesah.. Lalu mulai menciumi leher mizu kembali... Perlahan xiumin menuntun mizu ke arah kasur mizu. Dan menidurkannya di ranjang. Kini xiumin melepas seragamnya dan menyisakan kaos hitam. Mizu semakin terbawa suasana.. Tangannya mulai menjambak xiumin saat xiumin mulai menciumi dadanya..
Perlahan tangan kiri xiumin mulai meraba Miss V mizu.. Membuat mizu semakin mendesah
"Xiumin.. Ahh... Jangan" desah mizu
"Boleh kan?".. Xiumin
"Tapi gw takut".. Mizu
"Tenang aja gak bakalan sakit kok" xiumin
"Tapi ini untuk suami gw nanti".. Mizu
"Gw bakalan nikahi lo zu... Gw sirus biarin gw miliki elo. Gw gk rela kalo lo di rebut orang lain..." Xiumin
"Tapii..." langsung di potong xiumin
"Suuutt... Aman kok. Gw udh bawa kondom dari rumah. Ini juga pertama kalinya bagi gw"... Xiumin
Lalu mizu kembali memeluk xiumin dan di susul dengan xiumin yang mulai meraba memasuki celana mizu..
"Zuu... Buka celana gw"... Xiumin

Mizu langsung membuka celana xiumin. Dan xiumin membuka bajunya. Saat mizu mulai menurunkan celana dalam xiumin. Mizu di kagetkan dengan junior xiumin yang sudah menantang. Bersih dan panjang *hayooo mikir apaaa... ( '‿')*
Sambil mizu membuka celana xiumin dan xiumin mulai membuka kaos mizu. Kini mizu hanya menggunakan bra dan hotpants saja.
"Zu.. Sekarang pegang punya gw" xiumin
"Tapi miin..." mizu
Xiumin langsung menarik tangan mizu dan mengarahkannya ke juniornya. Genggaman mizu yang pas di juniornya membuat xiumin bergairah..
"sekarang kocok zu cepetan"..
Entah apa yg di fikirkan mizu. Namun hal yg di lakukan mizu di luar pemikiran xiumin. Maksud xiumin mengocok dengan tanganyan namun yang di lakukan mizu mengulum juniornya. Hal itu membuat xiumin nikmat...
"Mizu enak banget ahhh.. " desah xiumin

Saat mizu masih mengulum juniornya. Xiumin mulai membuka bra dan celana mizu. Kini mereka tepat seperti bayi yang baru lahir. Telanjang tanpa sehelai benang. Xiumin kembali menidurkan mizu di ranjang. Dan melakukan posisi 69. Dengan posisi mizu di bawah. Xiumin mulai menjilati missV mizu yang mulai becek. Membuat mizu mendesah sembari mengulum junior xiumin. Tak lama xiumin berpindah posisi kini mereka berciuman kembali. Lalu perlahan jari xiumin memasuki missV mizu. Awalnya mizu kesakitan namun Kini mizu mulai mendesah dengan kocokan jari xiumin yang membuatnya merasa geli dan enak..

"Xiumin...ahh... Sekarang aja ahhh".. Desah mizu.
"Udah gak sabar ya.. Oke pakein kondom ini dulu ke gue" xiumin
Mizu pun memakaikan kondom ke junior xiumin yang semakin lama semakin membesar dan memanjang. Lalu xiumin mengatur posisi dan siap memasukkan junior nya... Perlahan xiumin hanya menggesekkan juniornya di missV mizu. Lalu mulai masuk dan Jleebb... Satu hentakan membuat juniornya masuk sempurna di missV mizu.
"Auww... Ahh sakit" rintih mizu
"Tahan ya.. Bentar lagi juga enak kok" xiumin.

Lalu xiumin perlahan memaju mundurkan pinggangnya pelan. Karna missV mizu yg berdarah dan masih sempit. Xiumin masih takut untuk menaikkan kecepatan. Ketika Mizu mulai merasa nikmat. Xiumin mulai menaikkan sedikit kecepatannya..
"Ah...ah..ah.. Xiumin sheee aaah.." desah mizu..

.
.
.
.
.
.

Wayoo mikir apa.. Sampe di sini dulu authornya mulai buntu mau lanjut gimana biar hot( ◦‿◦)( ◦‿◦)

Cold Boy [XIUMIN Nc21+]Where stories live. Discover now