Previous Page of 3Next Page

Artis XXX

spinner.gif

Cerita ini hanya sebatas khayalan belaka dan tidak bermaksud menyinggung siapa pun yang di sebutkan di dalam. Selamat menikmati.... 

______________________________________________________

Pada sebuah suatu malam yang sangat panas, aku lagi nyantai di depan kompi sambil menikmati sebuah thread di DS yang berisi pic milik Sandra Dewi. Lama ku pandangi wajah ayu artis yang pernah tersandung kasus pemalsuan foto-nya di internet tersebut. Cenut-cenut kepala ku rasanya karena konak yang tak tertahan tiba-tiba menyeruak. Ku sentuh layar di bagian dada dari foto Sandra Dewi, sambil membayangkan bagaimana rasa "asli" dari dada tersebut.

Khayalan ku terputus tiba-tiba karena panas yang terus menyerang tiada henti. ku putuskan untuk beristirahat sebentar, sekaligus menghilangkan konak yang melanda. Aku berdiri lalu membuka jendela kamar ku agar udara segar dapat masuk. Setelah itu ku rebahkan diri ku di kasur, sambil menghela nafas panjang.

"Ah, seandainya aja malam ini Sandra Dewi tiba-tiba nongol di jendela kamar ku. Pasti, langsung ku eksekusi hehe..." begitu kata ku dalam hati. Kemudian ku tutup mata ku sambil membayangkan kembali gambar-gambar Sandra Dewi yang ku lihat tadi.

Saat sedang asyik berkhayal tiba-tiba terdengar suara ketukan di jendela kamar ku.

TOK... TOK... TOK...

Duh! siapa sih malam-malam gini ngetuk-ngetuk jendela, kurang kerjaan banget pikir ku. Aku berdiri dan berjalan ke arah jendela, namun langkah ku terhenti tepat di depan jendela. Aku tak percaya apa yang ku lihat.....

MALAIKAT SANDRA DEWI!!! HAH?!

"Hallo... Selamat malam..." Malaikat Sandra Dewi berkata di ambang jendela 

"Ma... malam..." balas ku gugup. 

"Elo Rere, yang manggil gw ya? ada perlu apa malam-malam gini?" Sandra Dewi kembali bertanya. 

"Eh...eh..." aku kebingungan untuk menjawab. 

"Duu... gugup banget si... nyante dong Re.." Sandra Dewi mencoba menenangkan ku. 

"Aku boleh masuk ga, kalo ga boleh.. aku pergi aja deh.." Sandra Dewi kembali berkata.

"Eh... jangan pergi, ayo sini masuk... masuk" pinta ku yang tidak ingin si malaikat cantik itu pergi.

Aneh juga rasa nya melihat Sandra Dewi malam-malam masuk ke kamar ku lewat jendela. hehe... 

Begitu di dalam kamar ku lihat mata si Sandra Dewi melirik ke arah kompi ku yang masih membuka thread berisi pic-pic Sandra Dewi tadi.

"Oh... jadi ini yang bikin kamu manggil aku malam-malam gini" Sandra Dewi berkata dengan nada menggoda. 

"I..iya.. maaf ya udah ngerepotin.." balas ku yang masih gugup ga karuan. 

"Kan tadi ku bilang jangan gugup... gimana si lo Re... cewek pujaan hati udah di depan mata tapi tingkahnya malah kayak gitu.. hihihi" tawa renyahnya terdengar. 

Aku tersipu malu mendengarnya. 

"Elo tau ga, kalo Tuhan tuh selalu mendengar doa dari orang-orang yang teraniaya... dan kadang-kadang jawaban dari doa itu langsung di berikan pada orang tersebut... " Sandra Dewi kembali berkata. 

"Jadi..." balas ku tak mengerti. 

"Gini... malam ini kan elo teraniaya karena foto-foto itu... dan elo langsung berdoa... karena elo termasuk orang baik maka aku di utus kemari untuk mengatasi kesengsaraan lo..." balas nya manja.

Wuaahhh... walau ga percaya tapi kenyataanya dia emang malam ini ada di depan ku, ya gimana lagi. 

Tiba-tiba Sandra Dewi menatap ku tajam.

"Gw tau apa yang lo mau dari gw malam ini...."

Kemudian ia mendorong ku ke arah ranjang hingga aku berada di posisi tidur. Ia kemudian berada di atas ku dan membelai rambut ku yang hitam lurus sambil berkata...

"Malam ini gw milik lo..."

Nafas ku seketika memburu kencang. Tangan-tangan mungil itu turun perlahan ke arah selangkangan ku dan menggosok "burung" yang memang sudah tegang sedari tadi. Rasa nikmat itu menjalar hingga ke ubun-ubun kepala ku. Tak tahan melihat keindahan dunia yang berada di depan mata ku, lalu ku rangkul si Sandra Dewi dan ku darat kan ciuman di bibir kecilnya yang seksi dan menggoda itu...

Mmh... mmhh... 

Suara cumbuan kami terdengar menggelora. Ku nikmati bibir itu di setiap jengkal nya, di bibir bawah yang tebal dan kenyal, bibir atas yang tipis dan seksi dan di ujung bibir yang menyimpan misteri yang belum terjamah. Setelah itu ku masukkan lidah ku ke dalam mulutnya, lidahnya bertemu lidah ku. Lidah itu mungil, basah dan bernafsu... Ku lumat lidah itu dengan seluruh gairah yang ku rasakan. Ku basahi lidah itu... lagi... lagi... dan lagi...

Tak akan ku lupakan ciuman ini, ciuman terindah dan terpanas yang pernah ku nikmati...

Sandra Dewi tersenyum kecil menatap wajah ku yang memerah... oh indahnya senyum itu...

Previous Page of 3Next Page

Comments & Reviews

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended