Previous Page of 57Next Page

BEBERAPA RAHASIA DALAM AL-QURAN

spinner.gif

BismiLlaahirRahmaanirRahiim

 

BEBERAPA RAHASIA 

DALAM AL-QURAN 

SOME SECRETS OF THE QUR AN

Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT) 

Yahya, Harun 

Beberapa rahasia dalam al-Quran / oleh Harun 

Yahya. Surabaya: Risalah Gusti, 2003. 

xxii+ 312 hlm.; 17,5 cm. 

ISBN 979-556-140-5 

1. Al-Quran interpretasi I. Judul 

Judul Asli : Some Secrets of the Quran 

(Shafiq Books, 172, Pemimpin Place Singapore 576134. 

Tel: + 65 3383740; Fax: + 65 3384213 1st Edition, 

January 2002) 

Copyright © Harun Yahya XXX / 2001 CE 

Edisi Resmi Indonesia © 2003 pada Risalah Gusti

BEBERAPA RAHASIA DALAM AL-QURAN 

Diterjemahkan Supriyanto Abdullah

Disain Sampul Ed-Adesign

Cetakan Pertama, Pebruari 2003

Penerbit Risalah Gusti 

Jl. Ikan Mungsing XIII/1 

Telp. (031) 3539440; Fax. (031) 3529800 

Surabaya - 60177. 

E-mail: risalahgusti@telkom.net

 

TENTANG PENULIS

Penulis buku ini, yang menulis dengan nama pena HARUN YAHYA, dilahirkan di Ankara pada tahun 1956. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Ankara, ia belajar seni di Universitas Mimar Sinan di Istambul, dan filsafat di Universitas Istambul. Semenjak tahun 1980, penulis telah menerbitkan berbagai buku tentang politik, masa-lah-masalah yang berkaitan dengan agama dan masalah-masalah ilmu pengetahuan. Harun Yahya terkenal sebagai penulis yang telah menulis karya-karya sangat penting yang menyingkap tentang kepalsuan para pendukung teori evolusi, kebohongan pernyataan mereka, dan hubungan antara Darwinisme dengan ideologi berdarah. Adapun nama pena yang terdiri dari Harun dan Yahya adalah untuk mengenang dua orang nabi yang terkemuka, yang memerangi kerusakan iman. Stempel kenabian yang tertera pada sampul depan buku ini melambangkan makna yang berkaitan dengan kandungan buku ini. Stempel tersebut menggambarkan al-Quran sebagai Kitabullah yang purna, firman-Nya yang purna, dan Nabi kita sebagai penutup para nabi. Di bawah bimbingan al-Quran dan as-Sunnah, penulis menjadikan tujuan utama ditulisnya buku ini untuk mematahkan setiap ajaran fundamental dari ideologi-ideologi tak bertuhan, dan sebagai perkataan yang purna, sehingga dapat benar-benar membungkam keberatan yang diajukan terhadap agama. Stempel kenabian, yang memiliki ketinggian hikmah dan kesempurnaan akhlak, digunakan sebagai lambang dari tujuan ini, yakni untuk menyatakan perkataan yang purna. Semua karya yang ditulis ini bertumpu pada satu tujuan: yakni untuk membawa pesan al-Quran kepada masyarakat sehingga dapat menggugah semangat mereka untuk memikirkan masalah-masalah mendasar yang berkaitan dengan keimanan, seperti keberadaan Tuhan, Keesaan-Nya, keakhiratan, dan untuk menunjukkan kepalsuan pijakan dan karya-karya yang menyimpang tentang sistem-sistem tak bertuhan. Harun Yahya pernah mengadakan perjalanan ke berbagai negara, dari India sampai Amerika, Inggris sampai Indonesia, Polandia sampai Bosnia, Spanyol sampai Brazil. Sebagian dari bukunya telah ditulis ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Portugis, Urdu, Arab, Albania, Rusia, Serbo-Kroasia (Bosnia), Turki Uygur, dan Indonesia, dan semuanya telah dinikmati oleh para pembaca di seluruh dunia. 

Karya-karya tersebut memperoleh sambutan luar biasa di seluruh dunia, karena bagi sebagian orang merupakan sarana untuk 

menanamkan keimanan kepada Allah, dan bagi sebagian lainnya untuk memperoleh pemahaman lebih dalam tentang keimanan. 

Buku ini ditulis dengan gaya yang hikmah, tulus, dan mudah dipahami, menjadikan pembacanya dapat tersentuh hatinya, sehingga orang yang membacanya ingin membuktikannya. Karya-karya ini tidak pernah ditolak karena sangat efektif, hasilnya pasti, dan tidak dapat dibantah. Jika masyarakat membaca karya-karyanya ini, kemudian memikirkannya dengan sungguh-sungguh, mereka tentu tidak akan lagi mendukung filsafat materialistik, ateisme, dan ideology atau filsafat sesat lainnya. Kalaupun mereka masih mendukungnya, hal itu hanyalah karena dorongan perasaan saja karena buku-buku yang ditulisnya telah membantah ideo- 

logi-ideologi tersebut hingga ke akar-akarnya. 

Semua gerakan kontemporer yang menolak 

(agama), secara ideologis telah dikalahkan 

pada hari ini berkat kumpulan buku-buku 

yang ditulis oleh Harun Yahya. 

Dengan mencermati fakta-fakta tersebut, 

mereka yang mendorong orang-orang untuk 

membaca buku ini sehingga dapat membuka 

mata hati dan membimbing mereka sehing- 

ga dapat menjadi hamba Allah yang taat, 

sesungguhnya telah melakukan amal ibadah

Previous Page of 57Next Page

Comments & Reviews (1)

Login or Facebook Sign in with Twitter


library_icon_grey.png Add share_icon_grey.png Share

Who's Reading

Recommended