Citra dalam Cermin Retak (Complete)

Citra dalam Cermin Retak (Complete)

1.5K Reads 191 Votes 2 Part Story
Ary Nilandari By AryNilandari Completed

Warning: Tidak ada content yang tidak aman, tetapi alangkah baiknya pembaca di bawah usia 16 tahun didampingi orang dewasa untuk diskusi, karena muatan emosionalnya.

Citra merasa retak sejak kejadian itu. Segalanya tidak sama lagi. Tubuhnya, kamarnya, buku-buku pelajaran, seragamnya, sepatunya, berjalan pergi-pulang sekolah, gerbang sekolah, lapangan basket, kelas, koridor, tatapan teman-teman, perhatian guru.... Semua mengingatkannya pada kejadian itu. Satu-dua menit yang telah meruntuhkan 15 tahun eksistensinya.

  • adilipelaku
  • cerpen
  • family
  • hukum
  • pelecehan
  • pencabulan
  • remaja
  • school
  • sexualharrasment
  • teen
  • waspada
elyanti2 elyanti2 Mar 05
Dan saya jadi bersyukur punya wajah pas-pasan dan punya kemampuan ngusir cowok bengal. Ada yang berani colek aku atau teman.q langsung kena patah pergelangan tangan. 
                              Mungkin calon ibu over protectif juga ya :v
oldpapersmell oldpapersmell Apr 13, 2017
Kak Ary 
                              Two thumbs up for this story..
                              How did you get the inspiration, the detail, the research, etc?
                              
                              Hwooaaa speechless..
ashaima-va ashaima-va Apr 14, 2017
Pingin deh bikin yg bukan cinta2an spt ini..
                              Membekas setelah membacanya..
                              Ibu... Selalu jadi tempat kembali yg menenangkan..
Alma16zahra Alma16zahra Jan 30
Huaaa, ini benar banget Bu. Aku waktu sma sama guru yang melecehkan lewat kata2 juga udah gedeg. Kayak nyuruh buka kerudung pas pelajaran renang, err
upiknehanehi upiknehanehi Mar 04, 2017
Udah selesai baca ceritanya citra dari tadi cuma baru sempat vomment 😆
                              Suka banget sama ibunya citra, rada mirip ibuku :v over protektif :D
AndarWitjaksono AndarWitjaksono Dec 11, 2016
Atuhlah, ending yang menggantung. Selalu menjadi dua sisi bertentangan buatku. Bunda Ary, tumbs...