Cinta dan Strata

Cinta dan Strata

11K Reads 771 Votes 10 Part Story
ShofiNimatus By ShofiNimatus Updated 7 days ago

Daniyah Namira Handoko, atau yang biasa dipanggil Nami. Mahasiswi tingkat akhir Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) salah satu universitas negeri di Surabaya. Anak dari Muhammad Rian Handoko-seorang guru besar, sekaligus cucu dari Kyai yang sangat disegani masyarakat di salah satu desa yang ada di kota Gresik. Gadis yang  tidak menganut pacaran seperti gadis pada umumnya. Karena ia mempunyai impian, untuk di ta'aruf ikhwan sholih saja. Yang akan mencintainya tulus layaknya sang ikhwan mencintai-Nya. Karena yang menjadi pengukur utama  calon imamnya adalah yang cinta, ketaatannya beribadah, serta keimanannya kepada Allah.

	Zahran Kahfi Athaillah. Pemuda yang rela menunda pendidikannya dahulu. Selain karena keadaan ekonomi, hal yang sangat ia pertimbangkan untuk tidak melanjutkan kuliah dulu adalah, ia harus membantu ibu mengurusi adik-adiknya. Ia tak tega melihat ibunya yang susah payah mengurus sendiri tanpa adanya ayah. Kini Kahfi merupakan karyawan di salah satu pabrik pembuatan pipa  yang lokasi kerjanya tak jauh dari rumah.  Untuk urusan cinta, Kahfi tak pernah memikirkan itu. Namun ketika ia melihat gadis yang selama ini ia kagumi diam-diam. Gadis bersuara merdu yang dulu bersama sering mengikuti berbagai lomba MTQ dan menjuarainya. Gadis yang tampak sangat anggun dengan gamis dan khimar panjangnya. Dan dari sana, Kahfi pun memikirkan masa depan dirinya sendiri.
...
	Dan satu persatu masalah naik ke permukaan. Dari Kahfi ingin menta'aruf Nami	. Namun sebagian hatinya berbisik, siapakah dia hingga berani menta'aruf anak dari keluarga Handoko, yang jelas-jelas keluarga kaya nan terpandang, juga Nami yang mempunyai karir jelas. Sedangkan dirinya? Karyawan bawahan yang berpenghasilan sedikit dan untuk meneruskan pendidikan saja ia tak mampu. 

	 Semuanya dimulai, Tentang cinta Kahfi yang ingin  mencintai dia karena Allah, bersama menuju jannahNya.  Namun ketika  strata yang sangat jauh dari kata seimbang, mampukah Kahfi berdiri dan melanjutkannya?

***

No comments listed yet.