Senja untuk Fajar

Senja untuk Fajar

  • WpView
    Reads 3,704
  • WpVote
    Votes 363
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 24, 2021
It's all not about fate, it's about willingness. Ketika Fajar harus menerima kenyataan pahit yang terjadi dalam hidupnya, memaksa ia berjuang sendirian di kehidupan yang tidak pernah ia inginkan. Ditinggalkan belahan jiwanya di saat dirinya harus berjuang merawat anak semata-wayangnya sendirian membuat pria itu jatuh ke lubang depresi. Di saat ia merasa dunia telah mengambil paksa segala hal yang berharga dari hidupnya, seseorang datang menawarinya tempat untuk bersandar. Namun, akibat dari masa lalunya itu memberikan efek trauma pada Fajar. Keraguan dan ketakutan selalu menghantui pikirannya saat ia harus mengambil sebuah keputusan. Akankah Fajar berhasil mengalahkan traumanya dan menerima orang tersebut menjadi bagian dari hidupnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  •  HAZELA
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Another Pain (END) ✔
  • Penyangkalan (Complete)
  • Fight In The Box
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Maybe We Need Time
  • Behind The Smile (TERBIT)

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines