Everydays I Love You (The End)

Everydays I Love You (The End)

24.5K Reads 3.4K Votes 47 Part Story
Writingismylife By Iminceesss Completed

Holla^^ 


REVISI YA PART INI, Happy reading gaaiiss:) 





     Vano perlahan-lahan menundukan kepalanya dan menutup kedua mata nya dan mendekati bibir clara, lebih dekat, semakin dekat lagi.

"Vano, kau sedang apa?''Tanya pak bryan

"Aku sedang ingin memberikan nafas buatan untuknya seperti bapak bilang''jawab vano

"Ya ampun vanoo.. Maksud bapak itu kamu hanya mempraktekan yang baru saja bapak praktekan saja tapi tidak memberi nafas buatan yang sesungguhnya, apa kamu mau menyiumnya?''Tanya pak bryan

"Ya tentu saja, namanya nafas buatan pasti harus menciumnya''Balas vano dengan polosnya

"Aduh nak, maksud bapak kamu melakukan nya bohong-bohongan saja, tidak usah beneran ini hanya praktek saja dan apalagi ini di kampus, apa kata dosen nanti kalau melihat nya atau Kamu nyari kesempatan"Sahut pak bryan

"Tapi kan pak, kalau kita nolong orang di luar dan kalau keadaan nya darurat seperti tidak sadarkan diri gimana? Otomatis kan orang tersebut harus menerima nafas buatan dari kita kan?'...

Di kampus dosen gak akan ngasih hukuman seperti ini.
                              Kalo masih SMA, mungkin.
Ini kenapa tulisannya di bold yah?
                              Terus pake sudut pandang orang ke berapa?
Miekeeee Miekeeee Mar 22, 2016
Ahaayddeee vano cari kesenpatan dalam kesempitan tp bner jg kata vano kalau nafas buatan ya harus di cium xD
Miekeeee Miekeeee Mar 22, 2016
Mgkin pas nanti gw lulus bakal kaya clara kali ye suasana nya agak beda