Lover Series #1 Your Sides [Available On Playbook]

Lover Series #1 Your Sides [Available On Playbook]

341K Reads 18.2K Votes 6 Part Story
Peacock Leather By framadani Completed

Sudah tersedia di playstore, silahkan untuk baca cerita lengkap dan sudah di perbaharui di sana. Part2 dalam cerita ini akan dihapus secara berkala. Terimakasih.


Copyright ©2016|FRAMADANI|All right reserved| Based on PsychoBoss the series. The complete book.

®Explicit content. Harsh words, sexual scene, and violence are included. 


If there is any similarity with name, place, or event, this story doesn't have purpose to tease some people or organization. It's purely fiction story and wrote based on the author's imagination. 

 No part of this story will rewrite in another source without the author's permission.

  • adult
  • alter
  • ceo
  • dewasa
  • ego
  • framadani
  • novel
  • psikolog
  • psychoboss
  • romance
  • romantic
  • wattys2016
  • yoursides
bizemadine bizemadine Jun 23
awal tertarik sm series 4 tp penasaran series 1. ijin baca yah :)
echa307 echa307 Mar 19
Halo thanks untuk rekomendasinya,
                              Sepertinya menarik, aku mulai baca yaa
InfinityA_Ofc InfinityA_Ofc Apr 14, 2016
Sebaiknya pertinbangkan pemakaian tanda baca 'titik(.)'. Karena jika di baca di kalimat ini, sebenarnya merupakan susunan beberapa kalimat yang berbeda, namun dengan penempatan koma dan tanda titik tiga (...) membuat dialog tersebut menjadi 1 kalimat, tentunya membuat makna kalimat akan tercampur.
InfinityA_Ofc InfinityA_Ofc Apr 14, 2016
Karena di sini kalimat majemuknya hanya berupa 2 kalimat, tidak perlu memakai koma di depan dan.
InfinityA_Ofc InfinityA_Ofc Apr 14, 2016
Tidak adanya penempatan tanda baca di akhir kalimat akan membuat reader kebingungan mengenai model dialog ini. Apakai pertanyaan, perintah, atau pernyataan.
InfinityA_Ofc InfinityA_Ofc Apr 14, 2016
Ada baiknya ditambahkan ekspresi atau narasi mengenai tokoh, agar pembaca tidak menebak-nebak. Akan lebih baik jika ditambahkan : 
                              "... pembicaraan," protes Nora.