The Wind Which Sings of Freedom

The Wind Which Sings of Freedom

4.3K Reads 365 Votes 11 Part Story
Akashi Shiin By ArchaicAlchemy Updated Jul 18, 2016

Di sebuah negeri bernama Caelum yang terletak jauh di sudut galaksi, sebuah perang besar yang melibatkan ras manusia dan ras Dialos berkecamuk. Perang besar tersebut meninggalkan misteri-misteri yang lenyap ditelan waktu, mengundang berbagai asumsi yang hanya terus mengambang di atas permukaan air.
  
Beratus-ratus tahun kemudian, dua anak kembar muda bernama Oliver dan Alice hidup di sebuah era dimana "kebebasan" sudah tercapai. Akan tetapi, tanpa mereka sadari, mereka telah terjerat oleh permainan sang takdir.
  
Dituntun oleh panggung permainan takdir, sedikit demi sedikit tirai misteri yang menyelimuti Caelum pun mulai tersingkap, membuat serpihan fragmen memori yang pernah hilang termakan oleh waktu kembali teringat. Kepingan memori yang sebelumnya terkubur di jurang tak berdasar itu menanamkan benih keputusasaan, bagaikan kegelapan yang menyiksa segalanya...
  
Sebuah kisah tentang kebebasan, kematian, keputusasaan, harapan, dan sebuah perjuangan untuk melawan takdir. Terinspirasi dari lagu berjudul 自由を謳う風 oleh kaoling.
  
(Keberatan Konten: Kehati-hatian Disarankan)
Peringatan konten: alur cerita lamban, gaya bahasa cenderung deskriptif dan lumayan berat, darah, gore ringan, kekerasan di bab-bab yang akan datang
  
Gambar sampul © ari / pixiv ID 388510

ArchaicAlchemy ArchaicAlchemy Jan 04, 2016
akan diingat di lain waktu, makasih banyak masukannya! (*^^*)
WifaDiniati WifaDiniati Dec 24, 2015
Aku suka ceritanya apalagi ada pembagiannya, akan lebih bagus kalau pembagiannya kelasnya itu harus dijelaskan secara spesifik kayak si Oliver kelas ...... dan kelas ini tuh....... Gitu dan kelas yg lainnya juga hehe
WifaDiniati WifaDiniati Dec 24, 2015
Jujur gue kurang paham kayaknya gue harus baca berulang kali. Keberatan nama tuh pusing pala baebie jadinya
FransiskaLusiana FransiskaLusiana Dec 04, 2015
Kerrennn bangett ceritanya ,,ditunggu" bangett kelanjutan ceritanya..
Archeryx Archeryx Nov 27, 2015
Apa ya, kak? Menurut saya, paragraph ini dg yg sebelumnya terlalu banyak menggunakan "-nya", jadi agak kurang nyaman dibaca.