Her Step Brother

Her Step Brother

53.4K Reads 2.1K Votes 10 Part Story
Annisa Humaira By AnnisaHumaira Updated Jan 14

Sara Haddan bertemu Sameed pada suatu musim panas tiga tahun sebelum mereka resmi menjadi saudara tiri.

Sejak pertama bertemu Sameed, Sara selalu mengaguminya dan membayangkan bagaimana rasanya mengenal Sameed lebih jauh.

Ketika Sara tahu Sameed akan menjadi saudara tirinya, ia merasa Allah telah mengabulkan doanya untuk dipertemukan kembali. Tapi ia tidak tahu apakah ia harus kegirangan, atau malah sebaliknya.

Sara dan Sameed secara hukum Islam bukanlah mahram, tapi sayangnya mereka terjebak dalam status 'adik-dan-kakak-tiri.' Mereka pun harus tinggal satu rumah.

Semakin Sara mengenal Sameed, ia harus menentukan perasaannya pada Sameed. Tapi apapun perasaan itu, ia harus tetap mengenyahkan rasa lebih dari sekedar saudara. Karena ia tahu, menyukai Sameed memang bukanlah ide yang bagus.

Dan, tidak akan mudah.

itsALVI itsALVI Jul 10, 2016
Probably the first teen + spiritual fiction  I've ever read. Been looking forward to this genre!
FayNoora FayNoora Jan 12
satu-satunya(atau mungkin msh yg pertama) saya baca, yang tidk melulu soal ciuman dan cinta gak penting.  like this story
itsALVI itsALVI Jul 10, 2016
Di sini. Di+kata kerja (like, makan, rasa, peluk, etc) = disambung. Di+selain kata kerja (like, sini, sana, rumah, etc) = dipisah
itsALVI itsALVI Jul 10, 2016
Karena aku suka ide cerita ini, so... sorry if I sound too preachy, but I'll try to tell what you need to fix. Pertama, handphoneku, harusnya handphone-ku, with italic in "handphone", kalau gamau italic pake bahasa indonesianya aja: ponsel.
AlmaSiMangaka AlmaSiMangaka Dec 13, 2015
Aku tau gimana perasaan Sara, perasaan bagaimana kita kehilangan seseorang dan keluarga kita dngan mudah melupakan :'-)
falxwy falxwy Sep 21, 2015
Wah baru nemu cerita ini punya tema yang berani lanjut terus gan