Sebelum Aku Berhenti Memanggilnya

Sebelum Aku Berhenti Memanggilnya

  • WpView
    Reads 753
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Coming of Age
Grief and Bereavement
Ini adalah kisah tentang ayah yang mencintai anak-anaknya tanpa sisa. Tentang anak yang mencoba tumbuh sambil tetap menggenggam kenangan. Tentang keluarga yang hancur tapi tetap menemukan cara untuk saling menjaga. Dan tentang bagaimana rasanya merindukan seseorang yang tak akan pernah bisa pulang lagi. Sebelum Kala benar-benar berhenti memanggilnya... "Abah."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Pinky Boy
  • (BL) The Emperor's Favorite Consort Changed Souls《暴君宠妃竟然换了芯子》END
  • (BL) Political Hostage Becomes the Emperor's Male Consort《质子为妃》
  • Transmigrasi  Ren
  • Ritual Rasa
  • PROYEK SATU TAHUN
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • REGAN's Crazy Wife
  • Sastru Pinanganten

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines