Story cover for Little Carrington  by GigilIts
Little Carrington
  • WpView
    Reads 319,821
  • WpVote
    Votes 22,645
  • WpPart
    Parts 41
  • WpView
    Reads 319,821
  • WpVote
    Votes 22,645
  • WpPart
    Parts 41
Ongoing, First published Oct 19, 2025
1 new part
Kenzo, bocah 12 tahun dari panti asuhan sederhana yang keras kepala dan cerewet, tiba-tiba terbangun sebagai anak bungsu keluarga Carrington, keluarga super kaya yang dia tahu berasal dari novel favoritnya. Kenzo yang kebelet kaya tentu sangat suka dengan keajaiban ini.

Masalahnya?
Kenzo asli di dunia itu dikenal lembut, tenang, dan pemalu.
Sedangkan Kenzo "baru"  justru adalah sosok yang ceplas-ceplos, suka ngegas, dan cerewet.

Namun bukannya dibenci, kepribadian baru nya yang blak-blakan malah membuat seluruh keluarga Carrington lebih hidup dan lebih protektif pada dirinya.

Bagaimana,  ingin ikut menjajah kekayaan keluarga Carrington bersama Kenzo?.
All Rights Reserved
Sign up to add Little Carrington to your library and receive updates
or
#30sliceoflife
Content Guidelines
You may also like
★BABY ZION★ by vriska_91
36 parts Ongoing
menceritakan seorang remaja nakal yang terjebak di dalam tubuh sang figuran kesukaan nya. ****** "Yeeeee... seneng nya aku~ eh tunggu dulu, zion kan anak nya cool, ehm hm" seketika ia merubah mimik wajahnya menjadi se dingin mungkin. ****** "gw penasaran sama muka lu kaya gimana zi, kali-kali napa liatin muka lu" ucapan sang teman yang membuat tubuh Zion terdiam, zion pun menatap matanya tajam "ga" ucap zion. ****** Zian adalah anak dari keluarga broken home. iya sama sekali tak mengharapkan kasih sayang dari kedua orang tua nya, kalo kata dia "selagi duit lancar gw ga butuh begituan" ucap nya, yang memang hati nya sudah beku untuk kedua orangtuanya. Zian senang membeli hal-hal yang berbau imajinasi seperti hal nya novel, komik, manga, dan banyak hal yang lain tak jarang iya menonton animasi yang menurutnya seru. pada hari itu Zian membeli satu novel yang menurutnya sangat amat dia suka, bukan karna ada protagonis yang kuat tapi karna ada figuran yang menurutnya keren, dia selalu berambisi untuk menjadi figuran itu tapi apalah daya, seorang Zian yang tak kuat terhadap bentakan membuatnya memikirkan banyak hal. ya inilah kisah seorang Zian bocah remaja yang ketakilan, tidak bisa diam, nangis terhadap semua jenis bentakan, nakal nya nauzubillah, tapi ia juga remaja yang lucu dengan sifat polosnya yang terkadang bikin orang sekitarnya menahan gemas. sedangkan Zion kembalikan nya, Zion adalah anak yang di sayang namun orang tuanya Yang sibuk aja, menjadikan zio anak yang kesepian, karna itulah sifat nya yang dingin dan cuek terbentuk, apakah sanggup seorang Zian menjadi Zion yang sifat dan sikap nya berbanding terbalik. • DI LARANG MENGCOPY KARYA ORANG LAIN • KOMENTAR YANG DI TERIMA HANYA HAL POSITIF • BUKAN CERITA GAY ATAU HOMO • KRITIK DAN SARAN DI TERIMA JIKA ITU MENUJU HAL YANG BAIK mohon bantuannya bila ada kesalahan, karna aku juga belum terlalu bisa. <⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠>
You may also like
Slide 1 of 10
Being a Good Papa [ End ] cover
NANA || brothership  cover
Miskin Mode cover
Little Prince  cover
El and Jerganio (End) cover
I'm Not Leonard (Tersedia Versy E-book) cover
Ini Lumi  cover
★BABY ZION★ cover
Precious [On Going] cover
JADI PAPA?! cover

Being a Good Papa [ End ]

23 parts Complete

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."