Topeng Sahabat [END]

Topeng Sahabat [END]

  • WpView
    Reads 19,098
  • WpVote
    Votes 955
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 25, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Illness
Ciee, lagi cari cerita seru yaa? Pas banget nih! Kenalan dong sama Zidan Athala Ghifari. Panggil aja Zidan, pemuda paling absurd yang hobinya bikin kegaduhan. Senyumnya selalu lebar, tawanya paling kencang, dan kayaknya gak pernah ada beban hidup di kamus dia. Bener-bener definisi happy go lucky yang sempurna. Tapi... pernah denger pepatah ini kan, "Jangan percaya dengan apa yang kamu lihat"? Bisa jadi, tawa renyah dan jokes recehnya, hanyalah sebuah topeng untuk menutupi kehidupannya yang jauh lebih rumit. Penasaran apa yang disembunyikan Zidan? Pantengin terus kisahnya! Siap-siap dibuat ketawa, ikut galau, dan akhirnya terharu melihat perjuangan Zidan menerima takdirnya sendiri. Start: 6 Oktober 2025 Finish: 26 April 2026
All Rights Reserved
#250
asma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Target Si Supir
  • "Liburan" Bonus Suami
  • After the Fall
  • ELION (bl)
  • Trouble Maker
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • MOMMY || Hyeonkeon
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines