☑️ THE LOST DAUGHTER | marvel fanfiction

☑️ THE LOST DAUGHTER | marvel fanfiction

  • WpView
    Reads 9,033
  • WpVote
    Votes 1,699
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Sat, May 9, 2026
──── 𝐈𝐍 𝐖𝐇𝐈𝐂𝐇 "Kalau aku tidak punya keluarga, aku akan membuat semua orang jadi keluargaku!" Itulah janji [Name] kecil. Setelah bertahun-tahun diperlakukan tidak adil di panti asuhan karena 'terlalu pintar', [Name] memutuskan untuk mencari keadilannya sendiri di luar sana. Dia hampir kehilangan nyawa di jalanan jika tangan Harley Keener tidak menariknya tepat waktu. Sejak malam itu, [Name] bukan lagi gadis tanpa identitas melainkan adalah adik angkat Harley. Bersama Keener, [Name] menjalani hidup yang penuh tawa sederhana hingga sebuah rahasia masa lalu mulai mengetuk pintu rumah mereka. Akankah gadis itu mengetahui siapa ayah kandungnya sebenarnya? ──── 𝐃𝐈𝐒𝐂𝐋𝐀𝐈𝐌𝐄𝐑 [ ! ] Seluruh karakter orisinal Marvel adalah milik Marvel Studios. Penulis hanya meminjam karakter untuk keperluan fiksi. [ ! ] Alur cerita ini merupakan murni imajinasi penulis dan memiliki perbedaan timeline dengan MCU aslinya. [ ! ] NO PLAGIARISM: Dilarang keras menyalin atau mendistribusikan isi cerita tanpa izin penulis!
All Rights Reserved
#49
bucky
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑇ℎ𝑒 𝑆𝑜𝑢𝑛𝑑𝑠 𝑜𝑓 𝑆𝑖𝑙𝑒𝑛𝑐𝑒_ᴴᵒᵍʷᵃʳᵗˢ
  • ‹ 𖥔 ࣪ KRISHNA'S PRIYA ᥫ᭡
  • Witch Hunt: Reincarnated as Petunia Evans [Indonesia]
  • The Secret Ice Mage of Hogwarts [ DRACO MALFOY ]
  • LOST IN TIMELINE | marvel fanfiction
  • APHRODITE AND HOGWARTS || Full Of Mystery (REVISI)
  • The Silver Phoenix
  • -SHINIGAMI- ONE PIECE LIVE ACTION
  • Aesthetics Over Avada: The Morozov Intervention
  • Echoes of the Wind (Twillight x oc)(Hiatus)

"Tak semua kegelapan berarti buta. Dan tak semua cahaya berarti melihat." Seiran Amagiri bagaikan bayangan yang berjalan di antara dunia sihir yang hening, tak tersentuh, dan memancarkan wibawa tanpa kata. Rambutnya panjang, jatuh rapi melewati bahu, hitam legam dengan semburat biru tua di ujung seperti malam yang bersatu dengan laut dalam. Matanya abu-abu pucat, kosong dari pandangan, namun penuh kesadaran. Tak ada yang bisa menebak isi pikirannya. Tak ada pula yang bisa mendekatinya tanpa merasa seperti sedang berdiri di depan kuil kuno yang terjaga ketat. Meski buta, Seiran tak pernah tersandung langkah. Ia berjalan dengan tenang dan pasti, seolah dunia menyesuaikan diri dengannya, bukan sebaliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines