We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rahim Sang Antagonis

Rahim Sang Antagonis

  • WpView
    Reads 39,428
  • WpVote
    Votes 771
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Nadira dikenal sebagai istri yang keras kepala, dingin, dan penuh amarah. Pernikahannya dengan Arga, seorang CEO muda kaya raya, selalu berada di tepi jurang. Pertengkaran demi pertengkaran membuat hubungan mereka hampa, hingga kehamilan pertama Nadira pun tidak mampu menjadi alasan untuk bertahan. Pada kehidupan pertamanya, Nadira meninggal dengan penyesalan ditinggalkan suami yang sudah menyerah dan anak yang tak pernah sempat ia peluk. Namun takdir memberinya kesempatan kedua. Saat membuka mata, ia kembali ke tubuhnya sendiri, tepat ketika pernikahannya dengan Arga berada di ambang perceraian dan kandungannya masih rapuh. Namun, perubahan sikapnya justru membuat Arga curiga dan orang-orang di sekitarnya ragu. Mampukah Nadira menebus kesalahan masa lalu dan merebut kembali cinta suaminya?
All Rights Reserved
#208
mengulangwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines