hujan turun dan membasahi sebagian kota tokyo, lampu lampu yang berada di jalanan terasa ingin redup, seperti kepala keluarga yang harus berjuang sendiri untuk anak-anaknya. sosok yang setiap pagi didapur dan memasak sarapan, sekarang sudah tidak ada lagi, senyum yang selalau ia pasang, sekarang sudah tiada lagi. tiada lagi yang bisa mendengar keluh kesah, dan menenangkan anak-anaknya saat mereka berantem, tidak ada lagi yang akan mengucapkan selamat pagi dan mengajak jalan sore Warning ⚠⚠⚠⚠ cerita hanyalah karangan author, saya hanya meminjam karakter dari rp (roleplay) semua tempat dan nama bukan asli selamat membaca
More details