Story cover for PARADOX 2147 by xwchkshncrzy
PARADOX 2147
  • WpView
    Reads 1,223
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 20
  • WpHistory
    Time 2h 59m
  • WpView
    Reads 1,223
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 20
  • WpHistory
    Time 2h 59m
Complete, First published Aug 28, 2025
Tahun 2147. Shani, seorang ilmuwan jenius, berhasil menciptakan mesin waktu. Penemuan yang dia sempat sembunyikan dari dunia karena tahu resikonya bisa menghancurkan sejarah.

Namun segalanya berubah ketika Chaka, kekasih sekaligus penulis sejarah, diam-diam menggunakannya untuk menjelajah masa lalu. Dia menghilang tepat di tahun 1949, di tengah revolusi Indonesia.

Nekat menembus waktu, Shani menemukan Chaka ditahan di penjara Lawang Sewu, dituduh sebagai ancaman. Di sana, Shani bukan hanya harus menyelamatkan orang yang dia cintai, tetapi juga melawan bayang-bayang kehancuran dimensi yang kian dekat. Time collapse, bencana ketika masa lalu, kini, dan masa depan saling bertabrakan.

Bersama seorang perawat muda bernama Christy, lalu seorang pejuang bernama Suharan, serta suara dingin AI bernama Lyra, dan bayang-bayang rivalnya yang haus kuasa, Gracia. 

Shani berhadapan dengan dilema paling berat,
Menyelamatkan cintanya atau menyelamatkan dunia.
All Rights Reserved
Sign up to add PARADOX 2147 to your library and receive updates
or
#17chikajkt48
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
The Girl Who Can't Cry and The Girl Who Can't Smile cover
You're Again (VIXX Malay Fanfic) cover
Tales of The Natio Family cover
Ber-Taruh cover
It's Our Day.. cover
Story writer cover
Eyes Contact [Jefri Nichol] cover
AMYGDALA || GRESHAN cover

The Girl Who Can't Cry and The Girl Who Can't Smile

8 parts Complete

Sebuah mini-series sederhana dari Shania Junianatha dan Saktia Oktaviani JKT48 ==================== Saktia Oktaviani atau Saktia adalah mahasiswi Universitas Air Dentsu Jakarta yang tengah bergulat dengan musuh besar seluruh mahasiswa yang ada di dunia ( baca : skripsi ) . Dalam perjuangannya memperoleh gelar Strata Satu yang berharga itu, takdir mengantarkan dia untuk 'mengenal' orang yang mendapat julukan 'Perempuan yang Tidak Bisa Tersenyum' dan 'Perempuan yang Tidak Bisa Menangis' Seperti apakah selanjutnya?