Complicated Relationship | XingQiu (END)

Complicated Relationship | XingQiu (END)

  • WpView
    Reads 58,908
  • WpVote
    Votes 5,142
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 6, 2026
Alpha S adalah tingkat tertinggi dari puncak kehidupan. Tak ada yang bisa menandingi kemampuan Alpha S dari segi bertarung, kecerdasan dan kecepatan dalam segala hal. Tapi bagaimana jika Alpha S jatuh di hadapan spesies baru- spesies yang tidak mungkin ada yaitu Enigma. Enigma sering di sebut sebagai cerita dongeng, Shaoyou adalah Alpha S dan dirinya juga tak percaya jika Enigma ada. Suatu hari sesuatu menimpa dirinya, kehormatan nya sebagai Alpha S jatuh di begitu saja di hadapan Enigma. Yang seharusnya tidak ada malah datang menghancurkan singgasana sang Alpha S.
All Rights Reserved
#124
qiudingjie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Almost Married (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Chasing Sanara
  • De Andere Weg (END)
  • The Villain's Mother
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock

Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines