Membangun Peradaban di Dunia Binatang

Membangun Peradaban di Dunia Binatang

  • WpView
    Reads 114,233
  • WpVote
    Votes 6,422
  • WpPart
    Parts 106
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 30, 2025
WpInfo
Fanfic
Wen Ze, mahasiswa pertanian yang tewas secara mendadak, terlempar ke dunia prasejarah para manusia binatang-tempat pertanian belum dikenal dan kelaparan jadi hal biasa. Dengan tekad kuat dan ilmu pengetahuan modern, ia mulai membangun kehidupan dari nol: bercocok tanam, membuat kain, hingga membangun infrastruktur. Awalnya hanya ingin bertahan hidup bersama adiknya si panda gemuk, lama-kelamaan ia membawa seluruh suku maju dan dihormati sebagai "Utusan Dewa Binatang". Di tengah kesibukannya membangun peradaban, hubungannya dengan Zhuo Mu, prajurit tangguh berwujud ular putih raksasa, justru jadi bahan obrolan suku-terutama karena alasan sederhana: "Enak dipeluk pas panas." Sebuah kisah hangat tentang ketahanan, pertumbuhan, dan cinta yang tumbuh perlahan di tengah kehidupan sederhana.
All Rights Reserved
#521
pertanian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Rewriting The Villain (END)
  • Journey
  • ✅ [BL] Suami yang Pemberani
  • Kembali Lahir, Bahagia di Pelukan Suamiku
  • [END] Bertransmigrasi Menjadi Selir Pria Sang Tiran
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • PREGNANT (DewTee)
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Rumah Tangga Serba Bisa
  • [END] Seorang suami yang kejam memerintah seluruh keluarga
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • Pergi ke Dunia Lain dan Mulai Bertani
  • Obsession Overdose
  • Suami Manis Yang Linglung di antarbintang
  • Pernikahan Lintas Dunia: Suamiku Adalah Beruang (End)
  • BL | "When a Straight Guy Wears to Ancient Times to Chongxi"
  • Rebirth, My Sassy 'Crown Princess' 1
  • Love me or die
  • I'm Not Just a Figuran

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines