You're not Like Anyone else[SASUSAKU]

You're not Like Anyone else[SASUSAKU]

  • WpView
    Reads 6,502
  • WpVote
    Votes 628
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 29, 2026
WpInfo
Fanfic
Naruto
Yang ada dipikirkan Uchiha Sasuke, satu-satunya hanyalah Manusia pink yang manis dan menggemaskan. Tidak ada yang lain. Namun, bedanya menurut Sakura Haruno, Sasuke itu suka dengan perempuan lain. Bahkan ia menganggap bestienya itu sangat pemalu untuk mendekati perempuan, tak sekali-dua kali Sakura selalu menjodohkan Sasuke dengan beberapa perempuan lain. "Kau sangat lebay, Sasuke." Sakura memandang malas Sasuke saat tangan kirinya di mainkan terus oleh Sasuke. "Aku merindukanmu." Itu yang bisa diungkapkan oleh Sasuke kepada Sakura. "Kita barusan ngobrol di via chat loh! alamak.." Sakura menepuk jidatnya. Tak habis pikir dengan sahabatnya ini. . . Perdebatan tiada henti kedua manusia itu hingga membuat mereka mengungkap banyak kasus misterius. "Kau lebih pantas menjadi asisten dokter gigi." Ejek Sakura kepada kakaknya. "SIALAN KALIAN BERDUA!" Sakura dan Sasuke di usir oleh Sasori saat itu juga dari kantornya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor [BL] ✓
  • Second
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines