"Nasi Gorengnya Enak," Tapi Komplainku Anonim

"Nasi Gorengnya Enak," Tapi Komplainku Anonim

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Komplain itu diketik di tengah malam, dengan nada pedas dan sindiran pasif-agresif. Tujuannya cuma satu: melampiaskan rasa penasaran terhadap sepiring nasi goreng yang rasanya... terlalu enak untuk warung sekecil itu. Tapi si pembuat rasa itu nggak bodoh. Dia membaca. Merespon. Dan entah kenapa... membalasnya seperti sedang bermain teka-teki. Di antara wajan, sindiran, dan akun anonim-ada yang mulai terbakar. Dan itu bukan cuma minyak gorengnya. Romantic Comedy • Slowburn • Anonymous Chats Drama • Hidden Identities • Enemies-to-??? Food and Feelings. So, enjoy the book you're reading💘
All Rights Reserved
#112
trend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • ATMA FATAMORGANA
  • Dua Langit Berbeda
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines