Hujan dan Aroma Kopi

Hujan dan Aroma Kopi

3.3K Reads 44 Votes 9 Part Story
shiiinnt By shinttttt Updated Jun 28, 2015

 HUJAN DAN AROMA KOPI 




 Hujan.




 Kopi.




 Berdua mereka saling melengkapi.







 Seorang gadis duduk diam tak bergeming ditengah taman. Tak ada orang lain disana. Tubuhnya basah, ribuan rintik hujan membuat seragam sekolahnya basah. Ia tidak memperdulikan tasnya yang sesak dengan buku-buku pelajaran, kini basah.




 Ia suka hujan, dan ia suka berdiam ditengah hujan. Baginya hal itu bisa membuatnya lebih lega.

 Dadanya sesak. Hujan semakin deras, dan dengan baik semakin mampu menyembunyikan air matanya yang mengalir sama derasnya. Ia lelah, dan hancur. Sudah lama ia hancur sebenarnya.




 Tanpa gadis itu sadari seorang laki-laki yang mungkin hanya lebih tua satu atau dua tahun darinya diam mematung. Memperhatikan gadis itu dari manik matanya yang hitam, manik mata yang memancarkan kesedihan yang tak jauh berbeda.




 "Hujan emang hal ajaib, makanya gue suka"




 Suara laki-laki itu, yang tiba-tiba ada disebelahnya, kembali menyadarkan si gadis, bahwa ia masih ada di duni...

Sekadar saran aja, bagusnya kalo posisi tulisan judul di covernya diganti jadi hujan di sebelah kiri dan aroma kopi jadi di kanan. Kan kita membaca dari kiri ke kanan:) takutnya nanti judulnya jadi kebalik: Aroma Kopi dan Hujan heheh
                              
                              Ngomong2 aku punya cerita lho hehhe tolong dibaca dong:)))