Stolen Role [END]

Stolen Role [END]

  • WpView
    Reads 245,337
  • WpVote
    Votes 21,242
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Natalie nggak pernah nyangka kalau kematiannya malah jadi tiket masuk ke dunia novel drama pasaran tentang CEO. Lebih parahnya lagi, dia kebangun di tubuh Rachel Moore. Sekretaris figuran yang seharusnya cuma jadi karakter pelengkap. Awalnya dia pikir gampang, tinggal ikutin alur cerita, kerja, pokoknya sesuai skrip. Tapi ternyata hidup di dunia ini jauh lebih ribet. Apalagi begitu dia harus berhadapan dengan Julian Blackwood, bos super dingin yang mendadak jadi "tunangan palsu"nya. Setiap hari rasanya kayak drama Korea live dimana dari gosip kantor, acara keluarga, sampai perhatian kecil yang bikin hati Natalie atau Rachel sekarang pelan-pelan goyah. Masalahnya, dunia ini bukan dunianya. Identitas yang dia pinjam ini bisa aja hilang kapan aja. Dan kalau waktunya tiba bukan cuma tubuh Rachel yang bakal lenyap, tapi juga dirinya sendiri. Warning : Bahasa nonformal, konflik cerita ringan, dan bab cerita tidak akan banyak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • Nala dan Mas Juragan
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Last Yes!
  • EINSTEIN [END]

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines