Aku lahir bukan sebagai kebahagiaan, tapi sebagai kekecewaan. Namaku Kael, anak kelima di keluarga besar ini. Empat abangku lahir lebih dulu, dan bapak hanya menunggu satu hal: seorang anak perempuan. Sayangnya... aku bukan itu. Aku hanyalah anak laki-laki lain yang tak pernah diinginkan. Setiap tatapan dingin, setiap kata yang menusuk, membuatku bertanya-tanya... "Apakah keberadaanku benar-benar sebuah kesalahan?" Namun di balik semua luka itu, ada ibu yang tak pernah lelah merangkulku, dan abang-abang yang-meski tak sempurna-berusaha menjagaku. Ini kisahku... seorang anak yang lahir tanpa diminta, tapi bertekad membuktikan bahwa dirinya tetap berharga.
More details