The Killer's Plaything ft Park Sunghoon of Enhypen

The Killer's Plaything ft Park Sunghoon of Enhypen

  • WpView
    Reads 21,772
  • WpVote
    Votes 2,504
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2026
Anna tidak pernah menyangka bahwa langkah kecil melewati gang sempit malam itu akan mengubah seluruh hidupnya. Ia hanya ingin pulang. Tapi matanya melihat terlalu banyak, terlalu jelas, sebuah pembunuhan yang dilakukan dengan dingin dan presisi. Dan saat mata sang pembunuh menatapnya, ia tahu tak ada jalan kembali. Alih-alih membunuhnya, pria itu, Sunghoon, membawanya pergi. Mengurungnya. Mengikat tubuhnya, juga hidupnya. Ia bukan hanya tahanan. Ia bukan hanya saksi. Ia adalah mainan. Sunghoon menyukai ketakutan di mata Anna. Ia menikmati kendali, ketundukan, dan kehancuran perlahan yang gadis itu alami di bawah tekanannya. Tapi semakin lama, permainan itu tak berjalan satu arah. Anna mulai membalas tatapan itu. Bukan dengan keberanian, tapi dengan rasa penasaran yang membunuh logikanya. Apa yang terjadi ketika sang mangsa mulai tertarik pada sang predator? Di antara jeruji tak kasat mata dan hasrat yang tak terjelaskan, mereka terperangkap dalam ikatan yang lebih berbahaya dari kematian itu sendiri. Ia tak membunuhnya. Karena bagi Sunghoon, mainan tak boleh rusak terlalu cepat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resident | Jungwon X You
  • In Tenebris Cordis ft Jake Sim of Enhypen [COMPLETED]
  • FATAL TROUBLE
  • Marked by The King ft Lee Heeseung of Enhypen
  • His Holy Ruin ft Jake Sim of Enhypen [COMPLETED]
  • 𝐒𝐰𝐞𝐞𝐭 𝐃𝐞𝐢𝐦𝐨𝐬
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Whispers Beneath the Gunfire ft Jay Park of Enhypen
  • The Call That Never Spoke ft Lee Heeseung of Enhypen
  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]

Sebuah narasi singkat tentang sudut pandang kamu yang menempuh pendidikan dokter spesialis di rumah sakit universitas. Stase terakhir menempatkanmu pada instalasi gawat darurat yang dipegang oleh konsulen pencecar. Masa residen itu penuh perjuangan. Namun tak hanya peluh lelah yang meratap, perjuangan validasi rasa turut diperjuangkan. Di bawah dominasi konsulenmu, Yang Jungwon, tampaknya profesionalitas menemui ambang batasnya. Haruskah kamu mencinta? Atau haruskah kamu menepis karsa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines