Lighter

Lighter

  • WpView
    Reads 622,646
  • WpVote
    Votes 57,171
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 27, 2025
"Semua langkah besar yang ada di dunia ini tuh cuma butuh satu pemantik kecil, Dji. Cukup lah, seukuran lighter ini." - Serafina Sahyl tidak menyangka bahwa Pandji Adam bisa menjadi nyala kecil yang membakar habis sebuah keyakinan lama: bahwa cinta biasanya berakhir menyakitkan. Hidupnya yang lama kelam karena statusnya sebagai penyintas kekerasan kini menemukan titik terang. Pandji pun tidak menyangka bahwa Sera-cucu konglomerat hotel yang katanya angkuh dan menyebalkan itu-justru menyimpan samudera dalam jiwanya. Kehangatan Sera pecah di dalam dadanya, dan Pandji tidak bisa berpaling dari semua kisah-kisah Sera yang belum terungkap. Sayangnya, Pandji sempat tidak mau bergerak lebih jauh - ia juga baru sembuh dari sebuah patah hati yang akut. Maka, di tengah hati yang saling penasaran, Sera lebih dulu menutup kebingungan. "Pandji, dari semua laki-laki yang muncul akhir-akhir ini, ternyata saya ga bisa lupa sama kamu." "Then marry me, Ser. Kalau kita memang bersedia untuk saling jatuh cinta, maka kita bisa melakukannya dengan cara yang sebenar-benarnya."
All Rights Reserved
#507
romance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eleven
  • Road Trip to The Moon
  • Not Meant to Last
  • Call It A Day! [END]
  • Six of Cups [End]
  • Break, Burn, Bloom [END]
  • Temperature Gap
  • Rahasia Runa
  • THE LAST RESORT (TAMAT)
  • The Apartment We (Won't) Share
Eleven

Apa yang akan kamu pikirkan pertama kali ketika mendengar kata TBC? Kutukan? Dijauhi? Mematikan? Atau... sampah? Tapi bagaimana jika kamu adalah bagian dari salah satunya? Aku hidup dalam bayang penyakit itu selama empat belas tahun. Dan ini adalah kali ketiga ia bangun dari tidur panjangnya--kini tak sendiri, membawa serta teman sebayanya yang lebih ganas. Memuakkan. Namun orang itu--yang tengah merunduk menatap lekat lukaku dengan jas putihnya--justru menyebutnya 'keren'. Luka TBC yang kuanggap menjijikkan adalah mahakarya menakjubkan baginya. Matanya bahkan berbinar penuh semangat. Orang aneh. Dokter residen yang aneh. Lebih anehnya lagi, aku justru tersentuh. -- ( slow burn • medical • emotional ) 2025 © nafiaaw

More details
WpActionLinkContent Guidelines