We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Numbness

Numbness

  • WpView
    Reads 57,423
  • WpVote
    Votes 5,803
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
▪️brothership/mentalillness/trauma/sicklit/Ni-Ki▪️ . . Berawal dari kematian sang ibunda yang meninggalkan luka mendalam di setiap hati, Kairo tumbuh dalam bayang-bayang rasa bersalah serta kebencian dari keluarganya. Hingga setiap afeksi baik yang datang tak pernah bisa ia tafsirkan. Tenggelam oleh luka batin menahun, Kairo tak benar-benar memiliki tujuan. Ia didominasi hampa tak berujung yang membuatnya enggan untuk sekadar memikirkan untuk apa dia hidup. Ketika keadaan tak kunjung membaik, dan takdir kian gencar mempermainkan. Jalan mana yang akan Kairo ambil? Menyerah, atau terus melangkah meski tertatih di atas perih yang selalu membuatnya merintih? Start: 28 June 2025 End:(?) . . . 𝙈𝙤𝙨𝙩 𝙄𝙢𝙥𝙧𝙚𝙨𝙨𝙞𝙫𝙚 𝙍𝙖𝙣𝙠𝙞𝙣𝙜 🥇1 in •skizofrenia• [16.08.25] 🥇1 in •stress• [16.10.25] 🥇1 in •mental illness• [08.11.2025] 🥇1 in •nishimurariki• [05.01.2026] 🥇 1 in •kembar• [01.04.2026]
All Rights Reserved
#572
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines