Zicarus : The Sun Arc(Terbit)

Zicarus : The Sun Arc(Terbit)

  • WpView
    Reads 2,119
  • WpVote
    Votes 846
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 26, 2025
Tidak semua tokoh utama harus luar biasa. Zorin, remaja polos dengan senyum yang tidak pernah lepas dari wajahnya, bukan anak kaya, bukan juga siswa berbakat. Ia sering disalahpahami, dijauhi, dan hidup dalam kecanggungan yang sulit ia jelaskan. Tidak punya prestasi, tidak pandai bicara, bahkan berteman pun rasanya seperti ujian sosial tanpa akhir. Satu-satunya yang terlihat menonjol darinya hanyalah wajah yang menarik-yang justru membuat orang semakin salah paham. "Zicarus" adalah kisah tentang seorang remaja biasa yang berusaha menemukan jati dirinya di tengah tekanan, ekspektasi, dan trauma yang diam-diam ia pendam. Tentang laki-laki yang ingin tumbuh, tapi tidak tahu caranya. Kalau kamu pernah merasa tidak cukup hebat di dunia yang menuntutmu jadi sempurna, mungkin kamu akan mengerti perasaannya. (Cerita ini cuma ringkasan untuk full versinya yang akan segera di publikasi)
All Rights Reserved
#11
basket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NARASI JEDA
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓
  • PERIHELION
  • Escape : Menjadi Pengganti Dosa Kakakku
  • Antagonist Pick Me
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • ENVELOVE
  • After the Fall
  • Bodyguard Salah Alur
  •  MARDARA

Tiga tahun seharusnya cukup untuk mengubah luka menjadi abu. Namun, bagi Winona, waktu seolah berhenti saat ia melihat namanya bersanding dengan Kavi Arka Mahasura di daftar anggota Kelompok 11 KKN. Sialnya, Winona tidak hanya harus satu kelompok dengan sang mantan, ia bahkan terpilih menjadi wakil ketua. Ia menjadi pendamping setia Kavi dalam menjalankan program pengabdian. Alih-alih profesional, Kavi justru menggunakan kekuasaannya sebagai ketua untuk memojokkan Winona, melampiaskan sisa amarah dan sakit hati yang ternyata belum juga mati. Keadaan semakin keruh saat sosok Tasya hadir di antara mereka, memicu percikan cemburu yang seharusnya sudah padam. Bagi Winona, 40 hari di desa bukan lagi soal pengabdian pada masyarakat, melainkan arena pertarungan ego yang melelahkan. Akankah waktu 40 hari itu menjadi momen bagi mereka untuk melanjutkan narasi yang sempat berjeda? Ataukah ini justru menjadi kesempatan bagi keduanya untuk saling menghancurkan hingga berakhir lebih hancur dari sebelumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines