Bound Between Worlds (Hiatus)

Bound Between Worlds (Hiatus)

  • WpView
    Reads 3,946
  • WpVote
    Votes 1,212
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 18, 2025
🔞 Rating: Dewasa (21+) Mengandung tema eksistensial, trauma emosional, spiritualitas kelam, dan eksplorasi cinta destruktif yang tidak disarankan untuk pembaca muda atau sensitif terhadap isu kehilangan dan pengorbanan jiwa. 🥀🥀🥀 Terjebak antara takdir dan kehendak, satu jiwa harus memilih: menyelamatkan dunia atau menyelamatkan dirinya sendiri. Reina, seorang aktivis muda yang keras kepala dan pencinta alam, terseret ke dalam dunia lain-dunia penuh sihir, langit berbulan dua dan rahasia yang mengakar sejak zaman purba. Dunia itu memanggilnya bukan sebagai tamu, tapi sebagai inti dari takdir yang lebih tua dari dirinya sendiri. Ia hanyalah manusia biasa atau begitulah yang ia kira. Di antara reruntuhan kerajaan kuno dan bayangan perang dimensi, Reina bertemu Bhirendra-panglima yang dipenuhi sumpah dan diam yang menyakitkan, serta Radeeva-pemuda misterius dengan lidah tajam dan luka yang tak pernah sembuh. Mereka bertiga terikat dalam misi mengumpulkan delapan artefak kuno, kunci untuk menjaga keseimbangan semesta. Akan tetapi, semakin jauh mereka melangkah, semakin jelas bahwa semua ini bukan tentang menyelamatkan dunia, tapi tentang bagaimana dunia itu sendiri seperti hendak mengorbankan mereka. ⚠️ WARNING: This Romance Will Hurt You and You'll Love It Anyway 😭💘
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines