LC [COMPLETED] || Masa Revisi EYD

LC [COMPLETED] || Masa Revisi EYD

  • WpView
    Reads 3,964
  • WpVote
    Votes 921
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Feb 7, 2026
LC Lady Companion. LC itu ... gunanya apasih? Kenapa ada wanita yang menjadi LC? Katanya hidayah itu mahal, tak sembarang orang bisa mendapatkannya. Kalau LC, apakah bisa mendapatkan hidayah yang katanya mahal itu? Sementara dia menjual hidupnya dengan murah pada tak hanya satu laki-laki. Kalau memang berkesempatan, bisakah si pelacur/LC itu memperjuangkan dan mempertahankan hidayah itu? Atau justru gagal larut termakan arus cobaan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love After Hate
  • Setelah Mama Menikah
  • Ana (end)
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Kondangan Mantan
  • Shaken by Her
  • SEX EDUCATION [ HAL YANG MASIH DIANGGAP JOROK SAMPAI SAAT INI]✔️
  • Anak pembantukku pemuasku
  • Uchiha Seks Partner🔞
  • Pergaulan Bebas (Tahap Revisi)
  • Baby Ooh Yess
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB Boyslove
  • MY EX-RIVAL
  • I Want To Give My Virginity [completed]
  • 18+
  • Flutterby (Segera Terbit)
  • "GURU BK" OSH++
  • Monokrom
  • Little Prince
  • Sexy Dad (COMPLETED)

Axel membenci Levi lebih dari apa pun. Baginya, Levi adalah alasan kenapa adiknya meninggal. Sejak hari itu, hidup Axel berubah berantakan. Amarah, dendam, dan rasa kehilangan membuatnya terus hidup hanya untuk menyalahkan satu orang: Levi. Dan anehnya, Levi tidak pernah membela diri. Cowok itu tetap diam dengan wajah tenang yang justru semakin membuat Axel muak. Tidak peduli sekeras apa Axel mendorong, menghina, atau melukai dirinya dengan kata-kata tajam, Levi selalu memilih menahan semuanya sendiri. Sampai perlahan, Axel mulai sadar... Ada sesuatu yang disembunyikan Levi. Tatapan kosongnya. Tangan yang sering bergetar diam-diam. Luka-luka yang tidak pernah terlihat orang lain. Dan fakta bahwa Levi ternyata menyimpan trauma yang jauh lebih dalam daripada yang Axel bayangkan. Semakin dekat Axel pada kebenaran, semakin besar rasa takut yang muncul di dalam dirinya. Karena jika Levi bukan pembunuh adiknya... Berarti selama ini Axel telah membenci orang yang salah. Dan mungkin, tanpa sadar, juga menghancurkan seseorang yang sebenarnya sama hancurnya dengan dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines