THE ANTAGONIST'S FIANCÉ (END)

THE ANTAGONIST'S FIANCÉ (END)

  • WpView
    Reads 1,258,016
  • WpVote
    Votes 75,667
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Feb 15, 2026
Kedua matanya terbuka saat dirinya tengah berada dipangkuan seorang lelaki tampan yang membuatnya teriak histeris. Hampir saja dirinya terjatuh jika kedua tangan kekar itu tidak menahannya. "Ssstt, jangan banyak gerak baby girl," Hah? Apa katanya? Ia merasa kepalanya sakit karena terlalu banyak ingatan yang masuk. Charita ingat bagaimana dirinya berakhir di pangkuan seorang lelaki yang kini mendekapnya erat. Novel yang tengah ia baca, apa itu judulnya? The Antagonist's Fiancé. Ya, itu. Novel yang karakter utamanya memiliki nama depan yang sama dengannya. Kini dirinya merasa janggal dengan tubuhnya yang berisi, dengan kulit seputih porselen, nail art yang sangat cantik. Tapi, bagaimana caranya ia bisa melihat wajahnya jika lelaki yang kini mendekapnya erat tidak mau melepaskannya? 18+
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Labirin Obsesi
  • Sultan; Sweet but Psycho (End)
  • SHE'S A HE (END)
  • Antagonist's Wife (End)
  • PEONY - Antagonist's Sex Slave
  • Male lead Antagonist
  • The Real Antagonis
  • The Villain's Obsessed (End)
  • Love from Sleeping Beauty
  • Boys With Luv

"Menjadi antagonis bukanlah pilihanku, tapi bertahan hidup adalah prioritasku." Violetta Gloretha seharusnya mati. Dalam novel Obsesi Berdarah, dia adalah gadis posesif yang berakhir mengenaskan di tangan kekasihnya sendiri, Julian Dominic, yang muak akan kekangannya. Ketika jiwa baru merasuki tubuh sang Ratu Posesif, rencana besar pun disusun: Melepaskan Julian. Violetta mulai menjaga jarak, melupakan tanggal jadian, dan memberikan kebebasan yang selama ini Julian dambakan. Namun, Violetta salah perhitungan. Julian yang tidak lagi dikekang justru kehilangan arah. Kebebasan yang ia dapatkan malah memicu kegelapan yang lebih dalam. Julian tidak menginginkan kebebasan; ia menginginkan Violetta-dengan cara apa pun. "Jika kamu tidak ingin mengaturku lagi, maka biarkan aku yang mengatur hidupmu, Vio. Selamanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines