Story cover for Surat-surat yang Tak Pernah Terkirim by sastrapawira
Surat-surat yang Tak Pernah Terkirim
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
Complete, First published Apr 25, 2025
Novel Ke Empat

Lanjutan Seperti Kita Tak Pernah Terluka

Setelah perpisahan yang tak pernah benar-benar selesai, ia memilih diam. Tidak pergi sepenuhnya, tapi juga tidak tinggal seutuhnya. Di sebuah kamar kecil di sudut Kota Surakarta, ia mulai menulis-satu surat setiap kali rindu tak bisa ditahan, setiap kali kata tak mampu diucapkan secara langsung. Surat-surat itu tidak pernah dikirim, hanya disimpan dalam kotak kayu tua yang makin penuh dari hari ke hari.

Surat-surat itu menjadi saksi sunyi tentang bagaimana cinta yang pernah tumbuh dengan hangat, perlahan berubah menjadi kenangan yang tak bisa dibunuh. Dan saat takdir kembali mempertemukan mereka dalam keadaan yang tak terduga, kotak kayu itu akhirnya dibuka.

Tapi pertanyaannya:
Apakah masih ada ruang untuk kembali,
atau semua kata yang tak pernah terkirim itu justru menjadi pengingat bahwa mereka sebenarnya sudah selesai sejak lama?
All Rights Reserved
Sign up to add Surat-surat yang Tak Pernah Terkirim to your library and receive updates
or
#540surakarta
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT] cover
Surat untuk Aluna - Antologi Cerpen Cinta Remaja cover
Antara Dua Dunia cover
Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu  cover
This Feeling In Love cover
Erlangga cover
Manisnya TeBu cover
Surat yang tak pernah tersampaikan cover
Naya cover

Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]

23 parts Ongoing

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.