TERIKAT MASA LALU (END)

TERIKAT MASA LALU (END)

  • WpView
    Reads 552,880
  • WpVote
    Votes 35,989
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 18, 2026
Tiba-tiba bertemu dengan sang masa lalu setelah 17 tahun tak pernah bersua, membuat hidup Nirmala Dahayu seperti berjalan di tubir jurang. Kesepakatan yang Mala langgar atas perjanjian yang telah mereka berdua sepakati di masa lalu membuat hidupnya tak tenang. "Kita cuma dua remaja yang bikin kesalahan bodoh malam itu. Kita harus singkirin dia. Aku enggak mau anak itu nantinya jadi bencana buat kita berdua..." Ucapan itu, masih melakat sampai berkarat pada ingatan Mala. Bagaimana jika Tarendra Pradipta sampai tahu, jika ia mempertahankan apa yang seharusnya ia lenyapkan? Akankah hidup mereka berakhir bencana seperti yang pria itu katakan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • [END] SWEETEST KARMA
  • RED STRING (ON GOING)
  • Griselda's Dream [LENGKAP]
  • Sweet Lies [✓]
  • LEBUR
  • Behind Our Eyes
  • Bukan Satu-Satunya
  • one more night (completed)
  • Lose Me in The Moon (Complete)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines