We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bukan Denyut Terakhir, kan?

Bukan Denyut Terakhir, kan?

  • WpView
    Reads 2,012
  • WpVote
    Votes 176
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Orang-orang melihatku dan mereka melihat kesempurnaan. Anna. Wanita karier dengan tatapan setajam pisau bedah dan senyum yang bisa memenangkan negosiasi miliaran dolar. Mereka melihat menara baja yang tak tergoyahkan. Mereka tidak salah. Tapi mereka juga tidak benar. Karena di balik setiap presentasi yang sempurna, di balik setiap senyum yang terkendali, ada sebuah retakan. Sebuah rahasia yang berdetak di dalam dadaku, menghitung mundur waktu dengan irama yang tak beraturan. Setiap pagi, aku membangun kembali benteng pertahananku. Memakai topeng baja, merapikan setiap retakan agar tak terlihat oleh dunia. Aku adalah arsitek dari kebohonganku sendiri, dan aku sangat, sangat ahli dalam pekerjaanku. Ada tiga orang yang mencoba meruntuhkan dindingku. Seorang dokter yang menatapku dengan tatapan penuh duka seolah sudah melihat akhir ceritaku. Seorang rival dari masa lalu yang mengawasiku dengan kecurigaan seorang predator. Dan seorang wanita yang melahirkanku, yang cintanya sedingin es namun menuntut kehangatan yang tak bisa kuberikan. Mereka semua mencoba menyelamatkanku dari sesuatu yang tidak mereka pahami. Mereka tidak tahu bahwa monster yang sebenarnya bukan berasal dari luar. Ia hidup di dalam diriku. Namaku Anna. Dan rahasiaku akan membunuhku. Pertanyaannya adalah, apa yang akan hancur lebih dulu? Tubuhku, atau topengku?
All Rights Reserved
#9
medicalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LITTLE GIRL
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • The Unexpected Stranger
  • Mysterious Girl
  • Swan's Last Pirouette
  • AURORA

"NOTE: CERITA SESUAI IMAJINASI AUTHOR. *suka-suka saya 'MURNI HANYA FIKSI' TIDAK UNTUK DI TIRU!!! 'SETELAH BEBERAPA CHAPTER KE BELAKANG CERITA INI BANYAK ADEGAN KEKERASAN DAN YANG LAIN NYA, MOHON BIJAK. SAYA SELAKU AUTHOR YANG MENULIS CERITA INI MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DALAM ALUR DAN KONFLIK YANG DI TIMBULKAN' SEKALI LAGI!!! 'INI HANYA FIKSI' MOHON MAAF🙏🏻 DAN SELAMAT MEMBACA✨️ SEE YOU GESSS!! 👋🏻 PROLOG: ALEORA LYSANDRA MAHARANI, gadis yang bersembunyi di balik bayangan. Dia yang selalu menutup rapat kenangan pahit yang menyakitkan. Namun insiden berdarah yang nyaris merenggut nyawanya memberikan ia sebuah kehidupan yang nyaris berbanding terbalik dengan kehidupannya yang dulu. Hingga ia berhasil membuka lembaran baru namun sedikit demi sedikit masalah datang menghampiri nya. Dan pada akhirnya ia harus terjebak dalam sebuah mimpi di atas sebuah kebohongan besar. Pada akhirnya ia di hadapkan di dengan dua pilihan. Mati atau hidup tanpa arah tujuan. Dan saat dimana hidupnya selalu di hantui dengan rasa takut akibat teror dari seorang Psikopat yang begitu terobsesi dengan dirinya. Di balik itu sang psikopat pun menyimpan luka nya sendiri. Gadis itu adalah obat bagi nya, tapi ia juga sebab dari rasa trauma dalam diri gadis itu muncul. Serta pertemuan nya dengan seorang dokter muda tampan dan galak. Hingga dirinya mampu menghilangkan sifat galak sang dokter muda yang ternyata menaruh hati pada gadis itu. Namun semua nya tak berjalan mulus begitu saja, karena perbedaan keyakinan antara gadis itu dan sang dokter. Akankah Lilly mendapatkan kebahagiaan setelah kecelakaan itu terjadi? Atau menjadi seseorang dengan karakter baru untuk menyelamatkan jiwa nya yang seolah terjebak dalam masalah kesehatan mental pasca kejadian yang cukup traumatis bagi nya? "I-I'm sick, sorry I-I failed." Lirih Lilly. "You are never wrong, because I am the one who is sick here." Gumam Leora. Higest rank: #2: Kill #2: Keyakinan #1:

More details
WpActionLinkContent Guidelines