Knielen
  • WpView
    Reads 18,062
  • WpVote
    Votes 1,764
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 4, 2025
[⚠️ R18+] "Ikutlah bersamaku, Asih. Tidak... bawa aku bersamamu." Jaager Ditmer-pria berkulit putih keturunan Belanda yang namanya tertulis dalam sejarah Nusantara. Di bawah kepemimpinannya, Batavia berkembang pesat. Simbol kejayaan yang disebut banyak orang sebagai the golden age Nusantara. Namun, kejayaan itu datang dengan harga yang mahal. Tragis, di balik catatan sejarah yang memuja kepemimpinannya, ada kisah yang tak pernah dituliskan-sebuah kisah yang dikubur bersama namanya. Jaager jatuh cinta. Cintanya bukan sekadar rasa, melainkan luka yang berdenyut di setiap hela napasnya. Ia mencintai seorang gadis pribumi, begitu dalam hingga rela mengkhianati darah dan tanah kelahirannya sendiri. Tapi pengkhianatan itu tak memberinya kebebasan, melainkan kutukan yang menjeratnya selama sisa hidupnya. ⚠️ WARNING ⚠️ Banyak adegan kekerasan, kekejaman, tidak bermoral, dan hal-hal buruk lainnya. Kebijakan pembaca diharapkan!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ellie's Redamancy
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • AKHIR PERMULAAN [SELESAI]
  • KARSA ✔
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • NIRANTARA
  • " OLD BODY NEW SOUL "
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • Gundik
  • MR.ASHER : HELLO LOVE (1830) (THE END)

-Redamancy- A love returned in full; Ini tentang isi hati seorang gadis Belanda yang ditinggal oleh laki-laki yang selalu mengisi penuh hatinya. Ia membenci pribumi, namun ia tergila-gila pada laki-laki yang memiliki setengah darah pribumi dalam dirinya; Hoesni. Elizabeth harus menelan pahit kenyataan cintanya tak pernah berbalas, memaksakan diri untuk melupakan laki-laki itu dan menikah dengan seorang pengusaha kaya raya berkebangsaan Belanda di Bandoeng. Namun ternyata ia tak hanya membenci inlander, ia juga membenci suaminya. Ia gagal memperbaiki retak yang ada di hatinya. Ia tak lagi percaya cinta, ia tak lagi percaya kebaikan Tuhan. Dengan segala kebencian yang ia miliki terhadap para inlander dan bangsanya sendiri, siapa sangka seorang laki-laki bumiputera yang bekerja sebagai tukang kebun di rumah suaminya hadir dan mulai mengisi segala retak yang ada? Kini Elizabeth turut membenci takdir yang diberikan Tuhan kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines